Bagaimana Ceritanya Motor Curian di Cianjut Bisa Dijual di Afrika Selatan?
Motor-motor curian di Cianjur ternyata dijual di Afrika Selatan. Bagaimana ceritanya?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cianjur – Motor-motor curian di Cianjur ternyata dijual di Afrika Selatan. Bagaimana ceritanya?
Aparat Polres Cianjur baru saja menangkap dua tersangka anggota sindikat pencurian motor di Kabupaten Cianjur. Keduanya yakni DF dan ZM.
DM (36) dan ZM (32) bukanlah warga Afrika Selatan. Mereka adalah dua orang warga Cianjur yang terlibat sindikat pencurian motor berskala internasional ini.
Bersamaan dengan penangkapan DM dan ZM, aparat Polres Cianjur menyita pula barang bukti berupa 32 unit sepeda motor.
Puluhan sepeda motor yang terkumpul akan dikirim ke luar negeri melalui jalur laut, sehingga dapat mengelabui petugas.
Polisi menemukan fakta dimana tersangka sudah menjalankan aksinya sejak dua tahun terakhir dengan keuntungan hingga miliaran rupiah.
“Tersangka mendapat keuntungan hingga puluhan juta rupiah dari satu unit motor kredit yang hanya dibayar cicilan-nya selama tiga bulan. Motor itu dijual ke Afrika dengan harganya sekitar Rp45 juta per unit,” katanya.
Afrika Selatan menjadi sasaran pasar para tersangka karena sepeda motor dengan jenis matic tidak beredar di negara tersebut, sehingga harganya lebih tinggi dibandingkan di Indonesia.
Untuk membongkar sindikat jaringan internasional tersebut, pihaknya masih melakukan pengembangan ke wilayah lainnya.
Sebab, polisi menduga masih ada pelaku lainnya yang masih beraksi di sejumlah wilayah di Jawa Barat, termasuk Cianjur. Kedua tersangka jaringan terorganisir ditangkap Sabtu (20/7) tanpa perlawanan.
"Tersangka dijerat dengan pasal 55 KUHP dan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan serta Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dan pasal 35 dan atau 36 UU nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan Fidusia dengan ancaman 7 tahun penjara," katanya. (*)
Editor : Zulfirman

