Bak Ketiban Durian Runtuh, Petugas Sorlip Asal Padalarang KBB Dapatkan Honor dan Doorprize dalam Satu Waktu
Sebanyak 370 petugas akhirnya merampungkan proses sortir lipat atau sorlip surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, serta surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Sebanyak 370 petugas akhirnya merampungkan proses sortir lipat atau sorlip Surat Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, serta surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2024.
Selama delapan hari mereka berjibaku untuk melakukan sorlip suara demi terselenggaranya Pilkada Serentak yang bakal dihelat pada 27 November 2024 mendatang.
Kini, saatnya mereka memetik hasil dari perjuangan yang mereka lakukan. Terlihat wajah sumringah yang disertai senyuman tatkala mereka akan mendapatkan honor dari kerja keras yang mereka lakukan selama beberapa hari ke belakang.
Fitri Dwi Lestari (27) misalnya, ibu muda asal Tagog Apu, Kecamatan Padalarang ini mengaku bisa mendapatkan penghasilan mengingat dirinya selama ini hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Selain itu, dirinya pun bisa mendapatkan wawasan dan pengalaman baru terkait kepemiluan.
Kendati di hari pertama Fitri sempat akan menyerah, namun di hari kedua dan ketiga dirinya pun kembali bersemangat lantaran membutuhkan uang untuk mengkhitan anaknya.
"Saya kebagian sorlip surat suara Pilbup dan alhamdulillah nominal yang didapat dari hasil sorlip melebihi target," kata Fitri saat ditemui di Gudang Logistik KPU KBB, Selasa 12 November 2024.
"Kalau target mah Rp1,5 juta, tapi alhamdulillah dapat Rp2,3 juta," ucapnya.
Rencananya, kata Fitri, honor sorlip itu bakal digunakan untuk menambah biaya khitan anaknya yang berusia 5 tahun. Bak ketiban durian runtuh, ibu satu anak ini juga mendapatkan hadiah doorprize cukup besar yang diberikan KPU KBB.
"Saya sengaja membuat catatan atau paririmbon tentang jumlah DPT, jumlah surat suara sampai nama paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat karena takut ditanya-tanya," katanya.
Benar saja, ibarat peribahasa usaha tidak menghianati hasil Fitri kembali mendapatkan hadiah doorprize berbentuk kotak dengan ukuran cukup besar. "Jadi rezeki, niat bikin sedikit catatan kaya jumlah DPT sebanyak 1.309.568 orang, jumlah surat suara pilbup sebanyak 1.345.450 lembar dan surat suara pilgub sebanyak 1.343.450 lembar dan beberapa catatan lainnya," sebut Fitri.
Fitri pun berharap, siapapun yang terpilih sebagai kepala daerah bisa menjadi pemimpin yang amanah, baik dan bertanggung jawab untuk Kabupaten Bandung Barat dan Jawa Barat.
"Kita berharap siapapun yang menang bisa menjadi pemimpin yang amanah dan bertanggungjawab," ucapnya.
Hal yang sama diungkapkan Yulianti (49) warga Kampung Pasar Kaler, Desa Tagogapu, Kecamatan Padalarang ini mengakui adanya tahapan sorlip ini bisa membantu perekonomian keluarganya, termasuk ibu-ibu yang menjadi petugas sorlip lainnya.
"Alhamdulillah semua senang dan bisa membantu ekonomi semua ibu-ibu yang jadi petugas sorlip," imbuhnya.
Ibu yang juga merupakan Ketua RT di wilayahnya ini menyebut, kelompok sorlipnya mendapat honor Rp23 juta lebih yang akan dibagi kepada 10 orang petugas sorlip di bawah kepemimpinannya.
"Nanti akan kita bagi rata. Kemarin saya kebagian kelompok pertama yang melakukan sorlip surat suara Pilbup Bandung Barat," ucapnya.
Yulianti berharap, siapapun yang terpilih bisa membawa Bandung Barat ini lebih baik dan lebih amanah. "Utamanya para pejabat nanti bisa lebih memprioritaskan kepentingan rakyat daripada pribadi maupun kelompoknya," tandasnya.
Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman mengatakan, untuk honor yang diberikan bagi petugas sorlip surat suara Pilbup Bandung Barat dan Pilgub Jabar itu sama, per lembarnya Rp300,-. Sedangkan untuk masing-masing petugas sorlip tentu honornya bakal bervariatif.
"Jadi tergantung hasil dari masing-masing tim setelah diakumulasikan," ucapnya. ***
Editor : JakaPermana

