PPKM Level 3 Saat Libur Nataru, Pemda KBB Galau Soal Nasib Tempat Wisata

Penerapan PPKM Level 3 saat libur Nataru mengancam eksistensi banyak tempat wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

PPKM Level 3 Saat Libur Nataru, Pemda KBB Galau Soal Nasib Tempat Wisata
Salah satu tempat wisata di KBB yang terancam tidak beroperasi imbas penerapan PPKM Level 3 saat libur Nataru.

INILAHKORAN, Ngamprah- PPKM level 3 saat libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) membuat Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) galau.

Pemda KBB mempertanyakan nasib tempat wisata ketika pemerintah pusat menerapkan PPKM Level 3 saat libur Nataru.

Pasalnya, Pemda KBB tak bisa menjamin tempat wisata di daerahnya tetap beroperasi ketika PPKM Level 3 saat libur Nataru nanti diterapkan.

Baca Juga: Soal PPKM Level 3 Nataru, Jabar Minta Pemerintah Pusat Tak Bikin Kewalahan Soal Ini

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB Heri Partomo mengungkap sisi dilematis dari penerapan PPKM Level 3 saat libur Nataru.

Di satu sisi, penerapan PPKM Level 3 saat libur Nataru bisa meredam lonjakan kasus Covid-19. Tetapi di sisi lain, nasib tempat wisata menjadi terancam.

"Kami masih belum memastikan regulasi bagi tempat wisata pada saat PPKM Level 3 nanti. Tapi kami berharap, wisata tetap diperbolehkan untuk buka," ungkap Heri Pratomo kepada InilahKoran, Rabu 24 November 2021.

Baca Juga: PPKM Level 3 Saat Nataru, Pemkot Bandung Masih Tunggu Arahan Resmi Pusat

Heri Pratomo menyebut, regulasi yang akan diterapkan KBB tentu saja mengacu pada kebijakan pemerintah pusat terkait PPKM Level 3 saat libur Nataru.

Ia berharap, tempat wisata mendapat semacam keringanan untuk tetap beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Saat ini, kondisi bisnis pariwisata di KBB sedang beranjak pulih setelah dihantam pandemi COVID-19 lebih dari satu setengah tahun." sebutnya.

Menurutnya, kunjungan wisatawan ke sejumlah tempat wisata khususnya di kawasan wisata Lembang mulai meningkat lagi.

Baca Juga: Libur Nataru, Kota Bandung Ikuti Arahan Pusat Terapkan PPKM Level 3

"Sekarang wisata di KBB mulai menggeliat lagi, kalau nanti ditutup lagi, bisa mundur. Tapi meski bagaimanapun, kita tetap akan mengikuti arahan pusat dalam pencegahan penularan COVID-19," tuturnya.

Sejauh ini, ungkap dia, objek wisata di KBB sudah menerapkan prokes ketat pencegahan COVID-19. Bahkan hampir semua tempat wisata sudah memiliki sertifikat CHSE.

Sejauh ini, sambung dia, tidak ada catatan muncul kasus COVID-19 sejak objek wisata kembali diperbolehkan untuk buka.

Baca Juga: Garut Zona Hijau, Tapi Capaian Vaksinasi Membuatnya Bergeming di PPKM Level 3

"Jika diperbolehkan buka, kami jamin objek wisata di KBB akan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan COVID-19 seperti yang selama ini sudah diterapkan," tandasnya. *** (agus satia negara)

 


Editor : inilahkoran