Garut Zona Hijau, Tapi Capaian Vaksinasi Membuatnya Bergeming di PPKM Level 3
Sejauh ini, Kabupaten Garut kesulitan menurunkan status PPKM dari level 3 ke level 2. Padahal, kewaspadaan Garut itu berada di zona hijau.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut - Sejauh ini, Kabupaten Garut kesulitan menurunkan status PPKM dari level 3 ke level 2. Padahal, dari sisi tingkat kewaspadaan Covid-19 itu Kabupaten Garut berada di zona hijau alias daerah dengan tingkat risiko aman dari terjadi penularan Covid-19.
Koordinator Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Garut Muksin mengatakan, berdasarkan data periode 8-14 November 2021 itu menunjukkan semua kecamatan di Kabupaten Garut yang berjumlah 42 kecamatan berada di zona hijau.
Sedangkan, untuk level kewaspadaan tingkat desa/kelurahan, dari sebanyak 442 desa/kelurahan yang ada di Garut itu hanya terdapat sebanyak enam desa masuk zona kuning, atau berisiko rendah terjadi penularan Covid-19. Keenam desa tersebut yaitu Desa Margalaksana, Cibodas, Paas, Panyindangan, Karangsari, dan Sinarjaya.
Baca Juga: Rudy Optimistis Garut Masuk PPKM Level 2 dan Targetkan 2 Juta Vaksinasi
Kendati berada di zona hijau, Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 60 tahun 2021 tentang PPKM level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali, Kabupaten Garut saat ini bergeming di PPKM level 3 karena capaian vaksinasi Covid-19 dinilai tak memenuhi jumlah minimal untuk berada di level 2. Yaitu 50 persen dosis satu dan 40 persen dosis satu lanjut usia (lansia) berumur 60 tahun ke atas.
Padahal berbagai upaya dilakukan demi percepatan dan perluasan cakupan vaksinasi tersebut. Sampai-sampai petugas melakukan vaksinasi dengan menjemput sasaran dari pintu ke pintu.
Hingga per 13 November 2021, jumlah vaksinasi Covid-19 dosis satu di Garut mencapai sebanyak 1.020.171 orang, atau sekitar 51,6 persen dari total target sebanyak 1.977.713 orang.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Lansia di Garut Masih Rendah
Jika dihitung dari sasaran usia 12-59 tahun, jumlah vaksinasi dosis satu sudah mencapai sebanyak 955.817 orang, atau sekitar 52,8 persen dari total sasaran sebanyak 1.809.982 orang. Target minimal 50 persen vaksinasi sudah terlewati.
Akan tetapi sasaran lansia berumur 60 tahun yang sudah divaksin dosis satu baru mencapai 64.354 orang, atau sekitar 38,4 persen dari total sasaran sebanyak 167.731 orang.
Baca Juga: Waspada! Kasus Aktif Covid-19 di Garut Naik Lagi Jadi 18 Kasus
Muksin menyebutkan, luasnya wilayah menjadi salah satu faktor penyebab sulitnya mempercepat vaksinasi sebesar 50 persen di Kabupaten Garut.
"Faktor lainnya, cuaca, dan keterbatasan tenaga vaksinator. Terutama di wilayah selatan," ujarnya, Selasa 16 November 2021.***(zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


