Hanya Tersedia Dua Merek Vaksin di KBB, Ini yang Dipakai untuk Vaksinasi Booster
Pemkab KBB memastikan hanya tersedia dua merek vaksin untuk vaksinasi booster warga setempat yang dimulai, Selasa 25 Januari 2022.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai menggelar vaksinasi booster (tahap ketiga) di IKEA Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Selasa 25 Januari 2022.
Dinkes KBB menjelaskan hanya akan memberikan dua merek vaksin yakni Astra Zeneca dan Pfizer untuk vaksinasi booster. Dosisnya pun hanya 50.
Kepala Bidang P2P Dinkes KBB, dr. Nurul mengungkapkan, untuk saat ini vaksin ketiga yang diberikan adalah Astra Zeneca.
Sedangkan untuk Moderna, jumlah dosis yang diberikan pada KBB masih terbatas, yakni hanya 50 dosis saja.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Cabang Bandung Jamin Komitmen 209 FKTP Layani Peserta JKN-KIS
"Insya Allah hari ini, akan ada kiriman sekitar 10 ribu dosis dan untuk astra zeneca nanti, akan ada lagi sekitar 1000 dosis," ungkapnya.
Ia menyebut, untuk saat ini vaksin yang dipakai adalah astra zeneca. Untuk moderna masih sangat sedikit sekali, pihaknya baru dikirim sebanyak 50 dosis.
"Jadi memang dari pemerintah akan menghabiskan pfizer dan astra zeneca. Hari ini kita astra zeneca dulu, untuk pfizer besok," sebutnya.
Ia menjelaskan, untuk vaksinasi ini ada istilah heterolog dan homolog. Untuk homolog, dosis yang diberikan sama antara dosis 1 dan 1. Jadi kalau dosis satunya Sinovac, maka disuntik dengan Sinovac lagi.
Baca Juga: Setelah Video Permintaan Maaf, Free Zia Hapus Semua Postingan di Instagramnya
Sedangkan heterolog, dosis yang berbeda, jadi misal dosis 1 dan 2 Sinovac, maka yangketiganya bisa figer, astra zeneka dan bisa juga moderna dan berlaku sebaliknya.
"Nah untuk penggunaanya sendiri itu terkait dengan ketersediaan seperti kita dan untuk penggunaan sinovac dosis 1 dan dua lebih disarankan untuk heterolog. Jadi dosis ketiganya disarankan untuk heterolog, jadi mana kami menyiapkan untuk dosis 1 dan 2 itu dengan pfizer atau astra zeneca tergantung stok yang ada," jelasnya.
Misalnya, sambung dia, kalau masyarakat ada dosis 1 dan 2 menggunakan sinovac, booster di kbb pasti akan mendapat pfiger, astra zeneka atau moderna.
Baca Juga: Setelah Video Permintaan Maaf, Free Zia Hapus Semua Postingan di Instagramnya
"Kecuali bila memang dosis 1 dan duanya moderna atau pfiger, itu bisa jadi mendapat homolog dosis ketiganya bisa oleh moderna atau pfiger lagi. Tetapi boleh juga denga heterolog," bebernya.
Untuk pemberian vaksin ketiga tersebut, lanjut dia, sangat ditekankan untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi dengan melihat e-tiketnya.
Baca Juga: Koo Jun Hoe iKON dan Yoshi TREASURE Positif Covid-19 di Hari yang Sama
"Jadi untuk Booster ini kita tetap mengacu ke E-tiket, kita bisa lihat dosis 1 dan 2 nya apa. Nah yang ketiganya memastikan bahwa dia akan menggunakan vaksin apa," tandasnya. *** (agus satia negara)
Editor : inilahkoran


