Prodi Bimbingan dan Konseling IKIP Siliwangi Perkuat Kompetensi Digital Siswa SMA Darul Falah

Program studi Bimbingan dan Konseling IKIP Siliwangi menggelar PKM doi SMA Darul Falah, Cihampelas Kabupaten Bandung Barat

Prodi Bimbingan dan Konseling IKIP Siliwangi Perkuat Kompetensi Digital Siswa SMA Darul Falah
Program studi Bimbingan dan Konseling IKIP Siliwangi melaksanakan salah satu amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

INILAHKORAN-Program studi Bimbingan dan Konseling IKIP Siliwangi melaksanakan salah satu amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada tanggal 7 Februari 2022 bertempat di SMA Darul Falah, Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.


Dipilihnya Kabupaten Bandung Barat sebagai tempat pengabdian lantaran tingginya antusiasme masyarakat setempat berpartisipasi dalam melanjutkan studi di kampus IKIP Siliwangi.

Siti Fatimah selaku Ketua Prodi Bimbingan dan Konseling mengungkapkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digelar di SMA Darul Falah berfokus pada penguatan kompetensi digital siswa.

Baca Juga: Yana Mulyana Minta Warga Tidak Panik dan Tetap Tenang Hadapi Omicron

“Mengingat tingginya penyalahgunaan internet pada masa remaja, pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tahun 2022 prodi Bimbingan dan Konseling melaksanakan edukasi pada siswa berkaitan dengan penguatan kompetensi di dunia digital. Kompetensi ini penting guna membekali siswa dalam mengendalikan kecanduan internet dan penggunaan sosial media ke arah hal-hal positif.” ujarnya.

Hadir para dosen prodi Bimbingan dan Konseling yang memberikan edukasi pada siswa SMA Darul Falah antara lain Reza Pahlevi, Ardian Renata Manuardi, dan Rima Irmayanti.

Pemateri pertama Reza Pahlevi menyampaikan materi Pemanfaatan Internet Sehat Sebagai Upaya Mereduksi Kecanduan Internet Pada Remaja.

Baca Juga: Bae Doo Na 'The Silent Sea' Gabung dengan Film Baru Netflix 'Rebel Moon' Bersama Bintang Hollywood

“Sebagai pengguna aktif internet, siswa diharapkan memiliki empat upaya untuk mereduksi adiksi pada internet antara lain menggunakan internet hanya untuk keperluan tugas/pekerjaan, disiplin terhadap waktu internet, Mencatat waktu yang dihabiskan untuk surfing baik di sosial media maupun internet evaluasi setiap hari, Mempergiat aktivitas di luar internet, seperti olahraga, dst," papar Reza.

Pemateri kedua Ardian Renata Manuardi memaparkan materi tentang Bahaya Narkoba bagi kalangan Remaja.

“Narkoba berdampak buruk pada fisik maupun psikis remaja. Dampak fisik tergambarkan setelah narkoba digunakan atau dikonsumsi, narkoba akan larut dan dialirkan melalui darah ke seluruh tubuh, termasuk otak. Berbagai efek akan dialami oleh penggunanya, tergantung jenis, dosis, dan lamanya pemakaian narkoba. Adapun dampak psikis, berawal dari rasa penasaran dan kesenangan sesaat, banyak pengguna narkoba yang justru terjebak dalam jeratan obat-obatan terlarang. Rasa kecanduan tersebut seiring berjalannya waktu dapat merusak kesehatan mental dan fisik atau bahkan keselamatan diri penggunanya," papar Renata.***


Editor : inilahkoran