Disdagin Kota Bandung Pastikan Masih Ada Pengrajin Produksi Tahu

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah berharap, masih terdapat pengrajin tahu yang berproduksi

Disdagin Kota Bandung Pastikan Masih Ada Pengrajin Produksi Tahu
Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah
 
 
INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah berharap, masih terdapat pengrajin tahu yang tetap berproduksi di tengah mogoknya pengrajin tahu terhitung Senin 21 hingga Rabu 23 Februari 2022.
 
"Untuk pengrajin tahu Cibuntu, Arcamanik Ciporeat, Cibiru itu berhenti produksi. Tempat yang masih produksi di Cibogo, ada lima pelaku usaha," kata Elly Wasliah, di Pasar Sederhana, Kota Bandung, Senin 21 Februari 2022.
 
Elly Wasliah menyebut, para pengrajin tahu yang mogok berproduksi disebabkan baru mengetahui informasi imbauan tidak mogok pada Minggu sore. Sebagian pegawai pengrajin tahu banyak yang sudah pulang sehingga tidak berproduksi. 
 
 
Elly Wasliah mengaku belum memastikan apakah pada Selasa 22 Februari besok, para pengrajin tahu akan kembali beroperasi. Namun pihaknya mendapatkan surat dari koperasi produsen tahu tempe (Kopti) Kota Bandung sudah mengimbau pedagang dan pengrajin beroperasi. 
 
"Saya berbahagia kalau pedagang pengrajin tetap berjualan warga masih bisa membeli," ucapnya. 
 
Dia menambahkan, stok kacang kedelai di Kota Bandung relatif aman namun sedikit tidak normal. Penyebabnya negara penghasil kacang kedelai di Amerika, Brazil dan Kanada mengalami penurunan produksi dan di Amerika tengah terjadi inflasi. 
 
 
"Memang dalam kondisi stok di Kota Bandung tidak dalam kondisi normal. Aman tapi tidak dalam kondisi normal. Intinya daerah produsen kacang kedelai Amerika Serikat Brazil Kanada sedang ada penurunan produksi dan terjadi inflasi di amerika serikat. Pemerintah pusat menjanjikan stok kedelai untuk dua bulan," ujar dia. *** (Yogo Triastopo) 


Editor : inilahkoran