BPBD Minta Aparat Kewilayahan Siaga Antisipasi Bencana Akibat Curah Hujan Tinggi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung terus melakukan ikhtiar edukasi kepada masyarakat terkait bencana hidrometeorol

BPBD Minta Aparat Kewilayahan Siaga Antisipasi Bencana Akibat Curah Hujan Tinggi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung terus melakukan ikhtiar edukasi kepada masyarakat terkait bencana hidrometeorologi.
 
INILAHKORAN- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung terus melakukan ikhtiar edukasi kepada masyarakat terkait bencana hidrometeorologi.
 
"Bencana hidrometeorologi merupakan bencana yang diakibatkan oleh parameter meteorologi seperti curah hujan, kelembaban dan temperatur," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama, usai mendampingi Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau lokasi bencana longsor di Desa Bojong Kecamatan Nagreg, belum lama ini.
 
Dikatakan Uka, pihaknya juga meminta semua aparat kewilayahan di 31 kecamatan, 270 desa dan 10 kelurahan di Kabupaten Bandung untuk selalu waspada dan siaga mengantisipasi bencana hidrimeteorologi.
 
 
"Seperti angin kencang, banjir dan longsor. Terutama bagi wilayah yang rawan bencana," ujarnya.
 
Uka menjelaskan, wilayah potensi banjir terdapat di 20 kecamatan yang tersebar di beberapa desa. Sedangkan wilayah potensi longsor terdapat di 24 kecamatan dan wilayah potensi banjir bandang terdapat di 13 titik lokasi.
 
"Bencana dan musibah itu tidak dapat dicegah. Namun demikian masih bisa diminimalisir resiko terjadinya kerugian harta benda dan jiwa yang lebih besar. Caranya yah harus tetap meningkatkan kewaspadaan," katanya 
 
Dikatakan Uka, penanganan bencana bukan tanggungjawab pemerintah daerah saja, tetapi tanggungjawab seluruh komponen masyarakat. 
 
 
"Melalui program pembangunan pentahelix semua ikut terlibat dan bertangungjawab," katanya. 
 
Apabila terjadi bencana, lanjut Uka Suska, secepatnya untuk segera melaporkan ke aparat setempat atau melalui call center Pusdalops BPBD Kabupaten Bandung 08516290112 atau 087722110019," ujarnya. (rd dani r nugraha).***
 
 


Editor : inilahkoran