Tradisi Munggahan, Satpo PP KBB Awasi Pasar Tadisional Antisipasi Terjadi Kerumunan
Jelang tradisi munggahan yang dilakukan menyambut bulan suci Ramadan, Satpol PP KBB bakal melakukan pengawasan di sejumlah pasar
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Jelang tradisi munggahan yang dilakukan menyambut bulan suci Ramadan, Satpol PP KBB bakal mengerahkan anggotanya guna melakukan pengawasan di sejumlah pasar tradisional.
Pengawasan tersebut dilakukan Satpol PP KBB menyusul adanya kebijakan kelonggaran aktivitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Makanya, jelang Ramadan atau saat tradisi munggahan beberapa pasar akan diawasi untuk menghindari adanya kerumunan.
Kepala Satpol PP KBB, Asep Sehabudin mengatakan, anggota Satpol PP bakal melakukan pengawasan di sejumlah pasar, seperti Pasar Panorama Lembang, Pasar Padalarang, Pasar Batujajar, Cipeundeuy, Pasar Cililin, Sindangkerta dan pasar-pasar tradisional lainnya. Itu dilakukan sebagai antisipasi kerumunan jelang Ramadan dan tradisi munggahan.
Baca Juga: Ada-ada Saja! Satpol PP KBB Bakal Gelar Razia Vaksinasi Gegara Target Vaksinasi Booster Anjlok
"Biasanya menjelang munggahan pasar-pasar tradisional dipadati pembeli," katanya.
Menurutnya, meski pemerintah pusat memberikan kelonggaran aktivitas, namun pihaknya meminta masyarakat agar tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Jelang bulan puasa, biasanya masyarakat ramai-ramai belanja di pasar. Kita akan melakukan pengawasan supaya masyarakat aman saat berbelanja," tuturnya.
Baca Juga: Bolehkah Berpuasa Pada Hari Tasyrik? Ustadz Khalid Basalamah: Asal Ada Syarat Ini
Selain pasar tradisional, lanjut dia, pihaknya pun bakal melakukan pengawasan di sejumlah titik yang kerap dijadikan pasar tumpah.
"Terutama di sekitar pinggir jalan raya, yang bisa mengganggu ketertiban lalu lintas," ujarnya.
Apabila itu terjadi, tambah dia, maka pihaknya tidak segan-segan membubarkan aktivitas itu.
Baca Juga: Jadwal Persib vs Barito Putera Keluar, Ini yang Bikin Kaget Pelatih Robert Alberts
"Karena yang diutamakan adalah keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lainnya," tandasnya. (agus satia negara).
Editor : inilahkoran


