Ada-ada Saja! Satpol PP KBB Bakal Gelar Razia Vaksinasi Gegara Target Vaksinasi Booster Anjlok

Lantaran jumlah vaksinasi booster Covid-19 di KBB anjlok atau tidak seusai target, Satpol PP KBB akan lakukan razia vaksinasi

Ada-ada Saja! Satpol PP KBB Bakal Gelar Razia Vaksinasi Gegara Target Vaksinasi Booster Anjlok
Jumlah vaksinasi booster Covid-19 di KBB tidak sesuai target, Satpol PP bakal lakukan razia vaksinasi.

 

INILAHKORAN, Ngamprah - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan bakal mengintensifkan razia vaksinasi Covid-19 di wilayahnya.

Hal itu dilakukan menyusul capaian vaksinasi Covid-19 booster yang dinilai anjlok. Pasalnya, capaian vaksin ketiga baru mencapai 30 persen dari waktu yang ditargetkan, yakni pada 30 April 2022.

Kepala Satpol PP KBB, Asep Sehabudin mengatakan, capaian ketiga vaksinasi Covid-19 booster saat ini baru terealisasi sebesar 7 persen.

Baca Juga: Bolehkah Berpuasa Pada Hari Tasyrik? Ustadz Khalid Basalamah: Asal Ada Syarat Ini

"Dalam razia vaksinasi Covid-19 kami menargetkan sebanyak 500 vaksinator, namun hanya bisa tercapai sebanyak 150 vaksinator," katanya.

Oleh karenanya, lanjut dia, pihaknya bakal lebih gencar melakukan razia vaksinasi dengan menyasar tempat-tempat yang lebih strategis.

Ia mengaku, razia vaksinasi tersebut tidak berkaitan dengan salah satu syarat agar bisa mudik. Namun, hal itu murni sebagai upaya  untuk meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 booster.

Bahkan, sambung dia, sebagai upaya untuk menghindarkan kawasan perkantoran Pemda KBB menjadi klaster COVID-19.

Baca Juga: Tahapan Pemilu 2024 Segera Dimulai, Yana Mulyana Minta Generasi Muda Bandung Tidak Anti Politik

"Terkait urusan izin mudik lebaran adalah ranah pemerintah pusat, kita hanya mengikuti arahan untuk meningkatkan capaian vaksinasi agar merubah level dari level tiga ke level dua, bahkan ke level satu sehingga manfaatnya nanti akan banyak kelonggaran-kelonggaran (kegiatan masyarakat) yang dirasakan," bebernya.

Ia menyebut, capaian vaksinasi di KBB, terutama untuk dosis satu dan dua telah melampaui target dari pemerintah pusat.

"Tapi kini tinggal mengejar target berdasarkan arahan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan," sebutnya.

Baca Juga: Anggaran Gorden DPR Capai Puluhan Miliar Rupiah, Pakar Sindir Sikap Parlemen Jauh dari Rakyat

Selanjutnya, terang dia, sesuai arahan Plt Bupati dosis pertama baru mencapai 93 dari 100 persen, dosis kedua baru 72 dari 100 persen dan dosis ketiga 7 persen dari 30 persen.

"Jadi dosis ketiga yang kita kejar. Vaksinator saat ini sudah mencapai titik kesulitan lantaran masyarakat mungkin sudah enggan dan merasa cukup dengan vaksin dosis kedua. Oleh karenanya, kita terpaksa  melakukan razia vaksinasi ini," tandasnya. *** (agus satia negara).

 


Editor : inilahkoran