Belum Penuhi Standar Kearsipan, Kantor Arsip KBB Kondisinya Mengkhawatirkan

tempat penyimpanan arsip di Disarpus KBB rawan pencuian selain sarana prasarana penunjangnya juga kurang dab seakan diabiarkan terbengkalai

Belum Penuhi Standar Kearsipan, Kantor Arsip KBB Kondisinya Mengkhawatirkan
Ruang penyimpanan arsip di Disarpus KBB masih belum sesuai standar kearsipan, selian rawan rusak juga rawan pencurian.

 

INILAHKORAN, Ngamprah - Kondisi Kantor Arsip pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus), Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang ada di kompleks Pemda KBB menjadi sorotan berbagai pihak.

Pasalnya, kondisi Kantor Arsip tersebut terlihat sangat memperihatinkan lantaran minimnya sarana pendukung dan kondisi kantor yang juga rawan rusak dan dicuri dikarenakan menyatu dengan lingkungan warga.

Kabid Arsip, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, KBB, Tajudin mengakui, kondisi Kantor Arsip masih jauh dari ideal, masih banyak kekurangan, bahkan rawan pencurian.

Baca Juga: Hujan Diprediksi Mengguyur Bandung Raya Hingga April, BPBD Cimahi Waspadai Potensi Bencana Alam

"Ruang penyimpanan belum pakai tralis, padahal posisinya berbatasan dengan permukiman warga," katanya saat ditemui di kantornya.

Ia menjelaskan, sebagai tempat penyimpanan arsip-arsip kedaerahan yang sangat penting semestinya fasilitas sarana dan prasarana di kantor arsip bisa mendukung.

"Namun faktanya saat ini ruangan penyimpanan arsip yang ada masih belum sesuai dengan standar kearsipan," jelasnya.

Misalnya, lanjut dia, seperti belum adanya temperatur pengatur suhu ruangan, alarm tanda bahaya kebakaran, alat pembasmi hama, hingga tidak adanya alat pemadam api ringan (Apar).

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 5 April 2022: Ricky Buat Papa Surya Tak Tenang, Mama Sarah Lakukan Ini Demi Elsa

Padahal, menurutnya, hal itu menjadi standar ruang penyimpanan arsip, mengingat ada perlakuan khusus terhadap tinta dalam kertas agar tidak rusak.

"Arsip di sini adalah arsip daerah yang semuanya asli (orisinil) bukan duplikat. Agar tinta dalam kertas tidak luntur, ada yang harus disimpan dalam suhu ruangan empat derajat selsius," bebernya. (agus satia negara).


Editor : inilahkoran