Akui Minim Dukungan Cabor, Balon Ketum KONI KBB Ini Janjikan Bakal Mendorong dari Sisi Anggaran
Pither Tjuandys optimistis dirinya mampu bersaing dengan sejumlah balon lainnya untuk memperebutkan kursi orang nomor satu di KONI KBB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Bakal Calon Ketum KONI KBB Pither Tjuandys tetap optimis dirinya mampu bersaing dengan sejumlah balon lainnya untuk memperebutkan kursi orang nomor satu di KONI KBB.
Kendati kalah dari sisi dukungan cabor, namun dirinya tidak ingin terlalu digembor-gemborkan.
"Ada dukungan cabor untuk saya," katanya kepada wartawan.
Ia mengaku, sebagai anggota legislator dirinya bisa mendorong keberpihakan anggaran untuk KONI KBB.
Baca Juga: Hepatitis Akut Belum Masuk ke Cimahi, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
"Sudah pasti, itulah tanggungjawab kita. Karena uang rakyat ini yang dikelola pemerintah itu dari rakyat dan dikembalikan kepada rakyat.
Terlebih, sambung dia, kepada yang berprestasi dan mempunyai bakat olahraga di setiap cabor yang ada.
"Itu wajib kita memberi dukungan sesuai kebutuhan yang harus dilakukan," ujarnya.
Baca Juga: Pembangunan Sentra Kuliner Ikan di Garut Gagal, KKP Turun Tangan
Penganggaran diakuinya harus dilakukan secara transparan lantaran hal itu untuk mengetahui pengajuan anggaran diperuntukkan untuk apa.
"Itu yang penting, wajib karena kita tidak bisa memberi anggaran tanpa melihat kebutuhannnya kemana," ujarnya.
"Karena itu merupakan salah satu pengawasan atau budgeting seorang anggota DPRD, tentunya tidak terlepas dari kebutuhan yang lain," sambungnya.
Baca Juga: 5 Minuman Ini Bisa Bikin Kamu Dehidrasi Saat Cuaca Panas, Es Teh Juga Termasuk Lho!
Tak hanya itu, ia mengaku, bakal menempatkan orang profesional di struktur kepengurusan. Menurutnya, hal itu menjadi hal yang wajib.
"Tidak boleh menempatkan orang yang hanya mempunyai kepentingan pribadi dan golongan kelompok," ujarnya.
"Dengan begitu, sangat disayangkan jika APBD ini dikeluarkan tetapi tidak pada tujuan yang benar," pungkasnya. (Agus Satia Negara)
Editor : inilahkoran

