Pasca Pandemi, SLBN Cicendo Wisuda Puluhan Siswanya
Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Cicendo Kota Bandung melaksanakan proses Wisuda sebanyak 21 siswa di Aula SBLN Cicendo Bandung
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Cicendo Kota Bandung melaksanakan proses Wisuda sebanyak 21 orang di Aula, SLBN Cicendo Kota Bandung.
Mereka yang di wisuda di SLBN CIcendo terdiri dari jenjang Taman Kanak-Kanak Luar Biasa (TKLB), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menegah Pertama Luar Biasa (SMPLB), dan Sekolah Menegah Atas Luar Biasa (SMALB).
Kepala SLBN Cicendo Kota Bandung Wawan mengatakan, pasca pandemi Covid-19 hampir dua tahun ini, momentum luar biasa bagi SLBN Cicendo Kota Bandung untuk kembali membuat tali silaturahmi, baik dengan guru, dan siswa-siswi.
Baca Juga: Kenalkan Seni Tradisional Sambil bermain Angklung ala SLBN Cicendo
"Momen ini akan dijadikan luar biasa untuk kita menghadapi kondisi situasi dalam upaya memperbaiki atau memulihakan pendidikan," ujar Wawan, saat ditemui di sekolahnya, Kamis 23 Juni 2022.
Dia mengungkapkan, tujuan dari wisuda kali ini secara formal, untuk memastikan bahwa anak-anak SLBN Cicendo Kota Bandung pada level TK, SD, SMP, SMA sudah selesai.
Pihaknya ingin memberikan sinyal dan memberikan tanda, bahwa anak-anak atau siswa-siswi pada proses jenjang mereka sudah selesai, dan itu harus dihargai. Mereka juga harus bersiap untuk melanjutkan pada jenjang yang lebih tinggi.
Baca Juga: Banjir Pamijahan, Aan Ditemukan Meninggal Dunia, Bagaimana Nasib Umar?
"Setiap tahun sekolah kamo pasti ada wisuda dan kenaikan kelas, hanya memang beberapa tahun ini kita tidak ada wisuda karena pandemi Covid-19. Kita mengadakan secara daring. Kita sengaja mengundang seluruh orang tua," ujarnya.
Dia berharap, siswa-siswi SLBN Cicendo Kota Bandung mendapatkan haknya. Seperti, penghormatan, penghargaan dari siapapun, baik secara pribadi maupun kelembagaan, baik swasta maupun pemerintah untuk memberikan akomodasi penghidupan yang layak bagi mereka, bukan hanya sekadar penikmat pembangunan, tapi juga mereka jika diberikan kesempatan dapat berkontribusi terhadap pembangunan.
"Setelah rangkaian ini selesai, anak-anak akan dibagikan rapor di kelas masing-masing," tambahnya. (Okky Adiana)
Editor : inilahkoran

