Banjir Kikis Jalur, 10 Jam Perbaikan Daop 2 Bandung Kembali Jalankan KA Siliwangi
Sesaat pasca banjir kikis jalur, Daop 2 Bandung langsung menurunkan regu flying gank. Hanya dalam hitungan 10 jam jalur bisa diperbaiki.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sesaat pasca banjir kikis jalur, Daop 2 Bandung langsung menurunkan regu siaga flying gank untuk menangani masalah.
Terhitung sejak kejadian banjir kikis jalur kereta, hanya dalam hitungan 10 jam regu siaga flying gank Daop 2 Bandung bisa memperbaiki jalur yang terkikis banjir dan menyelesaikan masalah.
"Pagi ini, tepatnya pukul 03.30 WIB perbaikan di kedua lokasi gogosan (banjir kikis jalur) di petak jalan Sukabumi-Gandasoli selesai. Di dua lokasi tersebut sudah bisa dilalui KA lagi," kata Humas Daop 2 Bandung Kuswardoyo, Jumat 18 Februari 2022.
Baca Juga: Banjir Kikis Jalur, Daop 2 Bandung: Perjalanan KA Lokal Siliwangi Tersendat
Menurutnya, KA pertama yang melintasi lokasi banjir kikis jalur itu yakni KA Siliwangi dengan Nomor KA 436. Rangkaian KA Siliwangi itu berangkat pukul 05.45 WIB dari Sukabumi.
Sebelumnya, Akibat curah hujan tinggi, pada Kamis 17 Februari 2022 pukul 17.43 WIB banjir kikis jalur petak jalan Sukabumi-Gandasoli. Tepatnya, banjir terjadi di Km 59+8/9 dan Km 60+3/4.
Di titik-titik tersebut terjadi gogosan atau terkikisnya bagian bawah rel karena aliran air. Gogosan tersebut terjadi akibat banjir kikis jalur dampak dari tingginya curah hujan di lokasi yang masih berlangsung hingga saat ini.
Baca Juga: Injtensitas Hujan Tinggi, BPBD KBB Imbau Warga Waspada Bencana Banjir dan Longsor
“Saat ini, di lokasi terjadinya gogosan (banjir kikis jalur) itu dipasang semboyan 3 atau tidak dapat dilalui perjalanan KA,” kata Kuswardoyo.
Menurutnya, akibat genangan air itu terdapat dua perjalanan KA Lokal Siliwangi yang terhambat. Yakni, KA 440 dari Sukabumi ke Cipatat yang semestinya berangkat pukul 17.45 WIB dan KA 439 dari Cipatat ke Sukabumi yang semestinya berangkat pukul 20.35 WIB.
"Kami atas nama PT KAI (Kereta Api Indonesia) menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya bagi semua pengguna jasa KA. Khususnya KA Lokal Siliwangi di lintas Sukabumi-Cipatat,” ujarnya.
Baca Juga: Bojong Kulur Banjir Lagi, Ade Yasin Desak KemenPUPR Revitalisasi Sungai Cikeas- Cileungsi
Di wilayah kerja Daop 2 Bandung terterdapat 44 titik daerah rawan yang semuanya dijaga 24 jam. Di titik rawan itu biasanya dijaga petugas daerah rawan (PDR) dan regu siaga flying gank.
Mereka bertugas memantau secara intensif sekaligus menangani daerah tersebut selama 24 jam. Flying gank disiagakan untuk bertindak cepat menangani gangguan di lintasan kereta. (dnr)
Editor : inilahkoran

