Bantah Gunting Bibir, Taufik Hidayat Ngaku Pukul Yuvita Pakai Helm hingga Gigi Copot

Taufik Hidayat pelaku penganiayaan Yuvita buka suara. Bantah mencongkel mata dan menggunting bibir.

Bantah Gunting Bibir, Taufik Hidayat Ngaku Pukul Yuvita Pakai Helm hingga Gigi Copot
Bantah Gunting Bibir, Taufik Hidayat Ngaku Pukul Yuvita Pakai Helm hingga Gigi Copot

INILAHKORAN.ID - Fakta baru yang mengerikan kembali terungkap dari mulut Taufik Hidayat, pelaku penyekapan dan penganiayaan keji terhadap kekasihnya, Yuvita. 

Dalam sesi interogasi mendalam bersama pihak kepolisian, pria asal Nagreg tersebut membeberkan cara brutalnya saat menyiksa korban selama 1,5 tahun masa penyekapan.

​Di hadapan petugas, Taufik sempat membantah sejumlah rumor yang beredar mengenai penggunaan alat tajam, namun ia mengakui telah melakukan hantaman fisik yang sangat fatal hingga membuat korban mengalami cacat permanen.

​Sebelumnya, sempat beredar kabar burung di tengah masyarakat bahwa pelaku tega menggunting bagian bibir korban.

Saat dikonfirmasi langsung oleh petugas kepolisian mengenai dugaan tindakan sadis tersebut, Taufik Hidayat membantah hal itu.

​Meski menampik tuduhan penggunaan gunting, pengakuan cara menyiksa yang ia lontarkan justru tidak kalah biadab.

​"Enggak digunting, cuman pakai helm dipukul giginya ilang satu, dua kali dipukul," ujar Taufik Hidayat sambil tertunduk lesu di hadapan petugas.

​Pelaku dengan sengaja menggunakan benda tumpul yang keras seperti helm berkendara untuk menghantam wajah Yuvita secara berulang-ulang hingga merontokkan gigi korban.

​Petugas kepolisian juga mencecar Taufik mengenai penyebab utama kedua mata Yuvita yang kini harus mengalami kebutaan permanen seumur hidup. Isu yang beredar sempat menyebutkan adanya tindakan keji berupa pencongkelan organ penglihatan.

​Kembali, pelaku membantah rumor alat bantu tersebut dan mengaku hanya menggunakan kekuatan fisik tangan kosongnya secara beruntun ke area mata korban.

​"Enggak dicongkel, tapi dipukul tangan," aku pelaku lirih.

​Pukulan telak menggunakan tangan kosong yang mendarat secara terus-menerus di area vital wajah itulah yang pada akhirnya merusak saraf penglihatan Yuvita hingga sang kekasih divonis buta total oleh tim medis rumah sakit.

​Selain membeberkan metode penyiksaannya terhadap Yuvita, tabiat asli dan rekam jejak kriminal Taufik Hidayat akhirnya ikut terbongkar. 

Dari hasil interogasi, pelaku diketahui merupakan seorang residivis yang memiliki riwayat temperamen sangat buruk dan berbahaya.

​Bukan kali ini saja ia berurusan dengan kekerasan, Taufik mengakui bahwa dirinya merupakan residivis kasus penganiayaan. Bahkan yang lebih mencengangkan, ia juga pernah melontarkan ancaman kekerasan fisik terhadap orang tua atau bapak kandungnya sendiri sebelum akhirnya menyekap Yuvita.

​Dengan rekam jejaknya sebagai residivis ditambah akumulasi tindakan sadis berupa penganiayaan berat, perampasan kemerdekaan, hingga pemalsuan surat resign, pihak kepolisian akan menerapkan pasal berlapis guna menjerat Taufik Hidayat dengan hukuman seberat-beratnya.


Editor : Firda Rachmawati