Bantah Suap Yana Mulyana, Sony : Itu Hanya CSR

Sony Setiadi, yang merupakan Direktur Utama PT Citra Jelajah Informatika (CIFO) membantah memberikan uang suap berikan Eks Walikotanya Bandung Yana Mulyana.

Bantah Suap Yana Mulyana, Sony : Itu Hanya CSR
Mantan Wali Kota Bandung Yana Mulyana

INILAHKORAN, Bandung - Sony Setiadi, yang merupakan Direktur Utama PT Citra Jelajah Informatika (CIFO) membantah memberikan uang suap berikan Eks Walikotanya Bandung Yana Mulyana.

Adapun uang itu untuk kebutuhan THR honorer Dishub sebesar Rp186 juta merupakan CSR dari perusahaannya. Penyerahan uang itu diketahui terjadi pada 24 Desember 2022 dan pada 10 April 2023, atau menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Hal itu diungkapkan, pada sidang lanjutan korupsi suap Bandung Smart City di Pengadilan Tipikor, pada Pengadilan Negeri Bandung, Rabu 111 Oktober 2023.

Selain Sony ada 3 staf lainnya yaitu Wiwin Wulantika Putri, Cendra Febriana dan Ilham Yudistia Nugroho. Istri Rijal, Rini Januanti yang juga dihadirkan sebagai saksi di persidangan.

"Awalnya minta Rp 150 juta, tapi terealisasinya Rp 100 juta. Karena. Pak rijal menyampaikan itu untuk membantu progam-programnya Pak Wali. Tapi mengenai besarnya tadi, itu tidak harus berapa, hanya menyarankan saja, tetapi karena saya ketersediaannya dibawah itu, jadi saya sampaikan apa yang ada," kata Sony.

Sony mengatakan uang untuk Yana merupakan CSR dari perusahaannya dan bukan untuk suap. Begitu juga soal penyerahan uang Rp 86 juta untuk keperluan THR honorer Dishub yang ia catat sebagai CSR perusahaan.

"Niat saya itu untuk CSR, karena saya melihat Pak Wali sering membantu masyarakat dan soal THR itu kan untuk kepentingan orang banyak. Jadi saya niatnya memang untuk membantu," ujar Sony.

Pernyataan Sony yang niat memberikan CSR itupun disoroti oleh majelis hakim. Ketua Majelis Hakim Hera Kartiningsih menegaskan kepada Sony, terkait peruntukkan uang Rp 100 juta yang ia serahkan ke Yana digunakan untuk kebutuhan CSR atau bukan.

"Iyah, (itu kan) cuma dalam hati saudara (tentang dalih CSR). Siapa yang tahu dalam hati saudara mengatakan karena saudara tahu kalau Pak Wali itu program CSR-nya banyak," kata Hera.

"Itu (kan) namanya wali. Wali kota itu diangkat oleh rakyatnya, ya memang harus melihat yang bawah, itu enggak perlu saudara kasih (uang CSR), udah ada dananya sendiri itu," pungkas Hera. (Cesar Yudistira)


Editor : Ahmad Sayuti