BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata Turut Meriahkan Festival Pendidikan Jawa Barat 2024
BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata (Bispar) turut meriahkan Festival Pendidikan Jawa Barat 2024, yang diadakan di Sasana Budaya Ganesha ITB, Kota Bandung, pada 29-31 Mei lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - BBPPMPV Bisnis dan pariwisata (Bispar) turut meriahkan Festival Pendidikan Jawa Barat 2024, yang diadakan di Sasana Budaya Ganesha ITB, Kota Bandung, pada 29-31 Mei lalu.
Kepala BBPPMPV Bispar Sabli mengatakan, keikutsertaan mereka tak lain guna menyemarakkan Bulan Merdeka Belajar, peringati Hardiknas 2024 bertema Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar.
BBPPMPV Bispar menunjukkan dukungannya melalui kegiatan talkshow, fashion show dan berbagai aktivitas pembelajaran dalam pameran.
"Partisipan dalam kegiatan ini meliputi 11 Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan satuan kerja (Satker) di Kemendikbudristek. Acara ini juga melibatkan berbagai perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta komunitas," ujar Sabli.
Dia melanjutkan, festival ini menjadi ajang bagi UPT dan Satker di wilayah Jawa Barat untuk menampilkan karya inovasi terbaik mereka.
"Pentingnya kolaborasi dengan SMK dan dunia usaha, industri. Hal ini merupakan wujud dalam menyukseskan program prioritas nasional yang tertuang dalam Perpres 68 tahun 2022 dan RPJMN 2020 - 2024 tentang pembangunan sumber daya manusia Indonesia unggul, yang salah satunya dilakukan melalui penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi," ucapnya.
Sementara Kabag Tata Usaha BBPPMPV Bispar Nana Halim melanjutkan, pihaknya menggandeng SMK dari Jawa Barat bidang bisnis pariwisata untuk berkolaborasi, yakni SMKN 1 Bandung dan SMKN 9 Bandung.
"Booth SMKN 1 Bandung menghadirkan layanan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) yang mempromosikan wisata Jawa Barat. Sedangkan booth SMKN 9 Bandung menghadirkan aktivitas tata boga (menghias kue), tata kecantikan (nail art), dan tata busana (kain shibori)," imbuhnya.
Booth BBPPMPV Bispar sendiri menarik banyak pengunjung melalui aktivitas edukasi tata busana, layanan pengecekan kesehatan kulit (skin analyzer) dan demonstrasi pengolahan kopi.
"BBPPMPV Bisnis dan pariwisata juga memperkenalkan dua produk pengembangan dari kompetensi keahlian boga, yaitu produk Nusantara Cafe berupa layanan produk kue dan minuman (beverage), serta Lakvita berupa olahan Sup Krim Labu yang praktis dan menyehatkan," tuturnya.
BBPPMPV Bispar juga bekerjasama dengan BBGP Jabar dan BBPMP Jabar, serta berkolaborasi dengan Yayasan Putri Indonesia dalam menghadirkan talkshow bertema "Menggali Potensi: Membangun Kepercayaan Diri."
Tema ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan mengadvokasi visi misi pendidikan dan kebudayaan, dimana Puteri Indonesia Pendidikan dan Kebudayaan 2024 Melati Tedja ditunjuk menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah Melati Tedja.
Melati menyampaikan apresiasinya kepada BBPPMPV Bisnis dan pariwisata, atas dukungannya dalam pengembangan vokasi bidang bisnis dan pariwisata, dalam bentuk program upskilling dan reskilling yang telah meng-upgrade lebih dari 6500 guru SMK bidang Bispar sejak 2020, mencakup magang guru di industri dan uji sertifikasi industri.
Acara talkshow Puteri Indonesia dilanjutkan dengan fashion show yang meriah, hasil kerjasama BBPPMPV Bisnis dan pariwisata dengan SMK N 9 Bandung dengan tema "Nyawang Karya Pamanah Rasa."
Pada kesempatan tersebut, SMKN 9 Bandung menampilkan karya busana dari siswa SMK, serta peragaan model dari kalangan siswa. BBPPMPV Bisnis dan pariwisata juga menampilkan karya guru dalam program upskilling dan reskilling.
Pada akhir penutupan di hari ketiga, booth BBPPMPV Bisnis dan pariwisata terpilih sebagai peringkat ketiga terbanyak, dengan jumlah kunjungan 2786 dari total 88 ribu pengunjung.
"Rangkaian Festival Pendidikan Jawa Barat 2024 diakhiri dengan pertunjukan dari grup band Nidji," lanjutnya.
Festival Pendidikan Jawa Barat menampilkan 83 stand pameran dan berbagai layanan bagi insan pendidikan dan masyarakat, serta inovasi dari 11 UPT, berbagai perguruan tinggi, dinas pendidikan provinsi, 27 dinas pendidikan kabupaten/kota dan Indonesiana TV. Selain pameran dan layanan, terdapat 37 kegiatan dalam festival ini, termasuk seminar, simposium, bincang edukasi , symphosium, donor darah. (Yuliantono)***
Editor : JakaPermana


