Beda Komentar Anies & Jokowi Terkait Sumpah Pemuda
Indonesia telah masuk dalam anggota G-20 atau Kelompok 20 ekonomi utama adalah kelompok 19 negara dengan perekonomian besar di dunia ditambah dengan Uni Eropa. Meski demikian masih ada ketimpangan dalam pembangunan di Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Jakarta - Indonesia telah masuk dalam anggota G-20 atau Kelompok 20 ekonomi utama adalah kelompok 19 negara dengan perekonomian besar di dunia ditambah dengan Uni Eropa. Meski demikian masih ada ketimpangan dalam pembangunan di Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hari Sumpah Pemuda yang ke-91.
"Artinya apa? Pembangunan beberapa wilayah sudah begitu pesat sehingga dia bisa setara dengan wilayah lain, tapi sebagian tempat lainnya belum," kata Anies, di Monas, Jakarta, Senin (28/10/2019).
Anies menekankan, apabila ingin Indonesia terus bersatu, maka ketimpangan harus dibereskan melalui kebijakan dengan memperhitungkan faktor keadilan.
"Karena kalau kebijakan disusun tanpa memeperhatikan faktor keadilan nanti setelah berjalan beberapa tahun baru terjadilah pelebaran ketimpangan karena pelebaran ketimpangan tidak otomatis saat kebijakan itu dibuat langsung berdampak" tuturnya.
Terpisah, dalam akun Twitter resminya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut serta menyampaikan pesannya di Hari Sumpah Pemuda yang ke-91. Dia optimis di tangan pemuda Indonesia akan maju.
"Sudah 91 tahun berlalu, tapi ikrar pemuda Indonesia dari seluruh Nusantara yang berkumpul pada 28 Oktober 1928 itu tetap menggema hari ini. Saya mengajak para pemuda bergandengan tangan, menggerakkan Indonesia, sekarang dan akan datang. Di tangan pemuda negara ini akan maju," tulis akun Twitter @jokowi.
[Inilahcom]
Editor : Bsafaat

