Begini Gejala Positif Varian Omicron, Simak Pula Dua Cara Ampuh Agar Tak Terpapar

Kenali gejala terpapar varian Omicron. Pahami pula dua jurus ampuh untuk pencegahan menurut epidemiolog,

Begini Gejala Positif Varian Omicron, Simak Pula Dua Cara Ampuh Agar Tak Terpapar
Simak gejala-gejala positif terpapar varian Omicron serta dua cara ampuh dalam pencegahannya.

INILAHKORAN, Bandung- Akhirnya, varian Omicron masuk Indonesia. Simak gejala-gejala terpapar salah satu varian Covid-19 ini.

Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan varian Omicron terdeteksi di Indonesia.

Pekerja di Wisma Atlet, Jakarta, jadi orang pertama di Indonesia yang terpapar varian Omicron.

Baca Juga: Varian Omicron Masuk Indonesia, Pemerintah Akhirnya Berlakukan PPKM Level 3 Saat Libur Nataru?

Beberapa waktu lalu, petugas Medis di Australia Paul Kelly membeberkan hasil penelitian terbarunya terkait varian Omicron Covid-19.

Menurut Paul Kelly, varian Omicron tidak terindikasi lebih mematikan ketimbang varian-varian lain termasuk Delta.

"Tidak ada indikasi bahwa varian baru virus corona Omicron lebih mematikan daripada jenis lain." ucap Paul Kelly dikutip Inilah Koran dari Straits Times, Kamis 2 Desember 2021.

Baca Juga: Pekerja di Wisma Atlet Jadi Pasien Pertama di Indonesia Positif Covid-19 Varian Omicron

Kabar baik selanjutnya, Paul Kelly menyebutkan Varian Omicron sama sekali tidak mematikan. Artinya gejala yang ditimbulkan tergolong ringan.

"Lebih dari 300 kasus yang sekarang telah didiagnosis di banyak negara, semuanya sangat ringan, pada kenyataannya tidak memiliki gejala sama sekali." lanjut Paul Kelly.

Sementara itu, Epidemiolog Laura Navika Yamani menyebut dua cara ampuh untuk melawannya.

"Vaksin menjadi salah satu upaya selain prokes. Jadi, keduanya saling melengkapi dan tidak bisa dilepaskan satu sama lain dalam kondisi pandemi COVID-19,” kata Laura Navika Yamani seperti dikutip InilahKoran dari Antara.

Baca Juga: Omicron Ditemukan di Indonesia, Menteri Budi Gunadi Sadikin Ingatkan Fenomena Inggris

Laura mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatumkan Omicron dalam kategori virus yang dikhawatirkan atau Variant of Concern (VoC).

Hanya saja, lanjut dia, menaati prokes dan mengikuti vaksinasi sangat penting untuk mencegah COVID-19, termasuk varian baru Omicron.

Ia mengatakan varian Omicron masih tahap investigasi yang belum bisa dipastikan perubahan karakteristik virus hasil mutasi.

Baca Juga: Varian Omicron Menyebar 500 Persen Lebih Cepat, Siti Fadilah: Semoga Bukan Senjata Biologis

“Prokes masih menjadi kunci yang ampuh saat ini untuk mencegah COVID-19 maupun varian barunya,” katanya.

Laura mengatakan vaksin bisa saja tidak efektif dengan adanya varian baru COVID-19, tapi prokes yang ketat bisa membantu masyarakat terhindar dari penularan.

“Prokes bisa mencegah terjadinya penyebaran varian COVID-19 atau pun tidak,” tandasnya.***


Editor : inilahkoran