Belum Layak Pakai, Persib Bandung Urung Jamu Persebaya Surabaya di GBLA

Persib Bandung urung jamu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung. Rumput yang belum layak pakai menjadi alasannya. 

Belum Layak Pakai, Persib Bandung Urung Jamu Persebaya Surabaya di GBLA

INILAHKORAN, Bandung - Persib Bandung urung jamu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung. Rumput yang belum layak pakai menjadi alasannya. 

Padahal ini menjadi kesempatan bagi Persib Bandung untuk bisa kembali menggunakan Stadion GBLA. Pasalnya laga melawan Persebaya Surabaya digelar tanpa penonton.

Namun hasil dari pengecekan diketahui bahwa rumput lapangan Stadion GBLA masih belum layak pakai. Apalagi untuk digunakan sebagai pertandingan antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya yang akan dilaksanakan pada 18 Oktober 2024 mendatang.

“Setelah melakukan pengecekan dan mempertimbangkan sejumlah hal, kami memutuskan pertandingan Persib vs Persebaya tetap digelar di Stadion si Jalak Harupat,” kata Andang Ruhiat selaku Vice President Operations PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Minggu, 13 Oktober 2024.

Andang pun mengaku sempat mengajak pelatih Bojan Hodak, beberapa staf pelatih dan ofisial tim untuk melakukan pengecekan secara langsung mengenai kondisi Stadion GBLA terutama pada bagian rumput lapangan. 

Hasilnya, pelatih Bojan Hodak dan beberapa staf pelatih serta ofisial tim menolak untuk bermain di Stadion GBLA. Hingga akhirnya Stadion si Jalak Harupat kembali dipilih.

“Kita masih harus bersabar menunggu rampungnya proses renovasi Stadion Gelora Bandung Lautan Api sampai benar-benar bisa digunakan pertandingan kandang Persib,” tambahnya.

Andang juga meminta kepada masing-masing kedua suporter untuk tidak memaksakan diri datang ke Stadion si Jalak Harupat. Pasalnya, pertandingan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya digelar tanpa penonton. 

Keputusan tanpa penonton itu dikeluarkan Komdis PSSI imbas kerusuhan yang terjadi saat Persib Bandung menjamu Persija Jakarta, 23 September 2024 lalu.

Banyak Bobotoh yang menyalakan flare saat pertandingan masih berjalan. Ditambah lagi terdapat pelemparan air mineral dalam botol dan plastik ke arah steward yang tengah menjalankan tugasnya di sisi lapangan serta masuknya penonton ke area lapangan pertandingan yang mengakibatkan penganiayaan dan kerusuhan serta adanya korban luka-luka.

Alhasil, Komdis PSSI memberikan sanksi kepada Persib Bandung untuk tidak boleh menyelenggarakan dua pertandingan kandang dengan penonton dilanjutkan dengan penutupan tribun utara dan selatan pada 3 pertandingan kandang berikutnya serta denda sebesar Rp 295 juta.

Kendati tidak bisa datang langsung ke stadion, Andang berharap Bobotoh tetap memberikan dukungan dan doa dari rumah atau tempat-tempat mereka menyaksikan pertandingan melalui layar kaca.(Muhammad Ginanjar)


Editor : Ahmad Sayuti