Bencana Alam Sukar Ditebak, Ini Langkah BPBD Pasca Puting Beliung Hantam Kabupaten Bogor

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengaku tidak bisa melakukan prediksi atau menebak lokadi bencana alam angin puting beliung.

Bencana Alam Sukar Ditebak, Ini Langkah BPBD Pasca Puting Beliung Hantam Kabupaten Bogor

INILAHKORAN, Bogor - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengaku tidak bisa melakukan prediksi atau menebak lokadi bencana alam angin puting beliung.

Staf Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin mengatakan tak hanya angin puting beliung, gempa bumi juga jenis bencana alam yang tidak bisa diprediksi.

"Angin puting beliung atau angin kencang dan gempa bumi jenis bencana alam yang tak bisa diprediksi atau ditebak lokasi persis kejadiannya," kata Jalaludin kepada wartawan, Selasa, 3 Agustus 2024.

Jalaludin menuturkan namun potensi dampak bencana alam angin puting beliung dapat dikurangi, dengan cara menyiapkan insfrastruktur bangunan yang baik.

"Di Desa Cimayang, Pamijahan. Dimana dua orang meninggal dunia dan empat orang luka ringan itu karena atapnya yang terbuat dari baja ringan bergeser, lalu bersama bangunannya ambruk hingga menimpa enam orang kuli bangun asal Kabupaten Blitar, Jawa Timur," tuturnya.

Ia pun menjelaskan atap dari kayu lebih kuat ketimbang atap baja ringan, karena kemungkinan atau sekitar 75 persen, atap baja ringan bergeser ketika terkena angin puting beliung atau angin kencang.

"Kita belajar dari orang tua atau leluhur, atap yang terbuat dari kayu, termasuk bangunan dari kayu lebih kuat dan minim terdampak bencana alam angin puting beliung maupun gempa bumi," jelasnya. ***


Editor : Ahmad Sayuti