Berhasil Diterapkan ke Gelandangan dan Pengemis, Pola Ini Bakal Diterapkan Dinsos Jabar ke PSK
Dinsos Jabar akan menerapkan pola yang sama untuk mengatasi PSK sebagaimana pola tersebut berhasil terhadap gelandangan dan pengemis
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Barat bakal mencoba program pemagangan dan pola orang tua asuh bagi wanita rawan sosial ekonomi atau mantan pekerja seks komersial (PSK) dan wanita kepala rumah tangga.
Kepala Dinas Sosial Jawa Barat Dodo Suhendar mengatakan, usai para PSK mendapatkan pembinaan di tempat rehabilitasi, mereka akan mengikuti program magang selama beberapa bulan dengan pengawasan orang tua asuh.
"Dengan begitu mereka bisa mendapatkan penghasilan dan ketika dilepas sudah mandiri," katanya kepada wartawan di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Baca Juga: Ini Langkah Dinsos Jawa Barat Hadapi Masalah PMKS Hingga PSK Kambuhan yang Kembali ke Jalan
Menurutnya, pola tersebut sudah berhasil dicoba ke gelandangan dan pengemis yang dibina dan dikontrak melalui program unggulan yang ada di Dinsos Jabar.
"Terbukti sudah banyak yang berhasil, kehidupannya berubah secara ekonomi sehingga mereka sudah tidak mau lagi kembali ke jalanan," tuturnya.
Ia menyebut, seperti yang dilakukan di Panti Pemberdayaan Sosial Bina Remaja di Lembang.
"Di tempat itu dilakukan berbagai kegiatan seperti membuka usaha barber shop, membatik, melukis, menjadi desainer, dan alih profesi lainnya," sebutnya.
Baca Juga: Ubah Paradigma Panti Sosial, Dinsos Jawa Barat Lakukan Transformasi Lewat Berbagai Inovasi Program
Dengan begitu, sambung dia, mitra binaan bisa mandiri karena menghasilkan secara ekonomi.
"Ketika ekonomi mereka berkembang dan mapan, saya yakin kehidupan kelamnya yang dulu pasti akan ditinggalkan," ujarnya.
"Ini yang sedang kita coba melalui berbagai inovasi program salah satunya di Panti Pemberdayaan Sosial Bina Remaja Lembang," pungkasnya.*** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran

