Berkaca dari Tragedi Subang, Ini Saran Dishub Jabar Sebelum Study Tour

Berkaca dari tragedi kecelakaan di Kabupaten Subang beberapa waktu lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat menyarankan agar pihak sekolah yang akan melakukan study tour, untuk tidak abai melakukan pemeriksaan legalitas izin bis.

Berkaca dari Tragedi Subang, Ini Saran Dishub Jabar Sebelum Study Tour

INILAHKORAN, Bandung - Berkaca dari tragedi kecelakaan di Kabupaten Subang beberapa waktu lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat menyarankan agar pihak sekolah yang akan melakukan study tour, untuk tidak abai melakukan pemeriksaan legalitas izin bis.

Kepala Dishub Jabar A Koswara mengatakan, pihak sekolah yang akan study tour, maupun masyarakat dimana intinya menggunakan bis pariwisata untuk berpergian, harus memastikan kelengkapan dokumen kendaraan.

Pemeriksaan dapat dilakukan melalui aplikasi Sistem Perizinan Online Angkutan Darat dan Multimoda (SPIONAM), guna memastikan bis pariwisata tersebut laik jalan atau tidak.

Baca Juga : Sejumlah Isu Ini Jadi Prioritas PKS untuk Pilgub Jabar 2024

Sebab, bis pariwisata berada di ranah Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sehingga publik harus lebih awas, karena berada di luar kontrol pemerintah daerah.

Lain cerita untuk bis yang memiliki trayek kata Koswara, karena dipastikan akan di cek terlebih dahulu sebelum berangkat dari terminal.

"Kalau bis yang di terminal, sebelum berangkat di cek dulu oleh petugas, layak jalan atau enggak," ujar Koswara di Kota Bandung baru-baru ini.

Baca Juga : Bey Machmudin Tegaskan Surat Edaran Tidak Larang Study Tour

Maka dari itu dia juga berharap, Kemenhub dapat mengeluarkan regulasi khusus terkait kendaraan non trayek seperti bis pariwisata, terkait kewenangan pengawasannya.

Halaman :


Editor : Ahmad Sayuti