Berpegang Teguh pada Prinsip, CEO Baru HYBE Menolak Tuntutan NewJeans
CEO baru HYBE Lee Jae Sang menolak tuntutan NewJeans yang meminta Min Hee Jin dibalikan kembali menjadi CEO ADOR.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Setelah terjadinya konflik antara HYBE dan Min Hee Jin, Lee Jae Sang telah maju sebagai CEO baru HYBE.
CEO baru HYBE ini menegaskan bahwa keputusannya saat ini menandakan bahwa situasi saat ini tidak akan memengaruhi arah HYBE 2.0.
HYBE mengadakan rapat umum pemegang saham luar biasa pertamanya pada hari Kamis, 12 September 2024, di gedung Asosiasi Perusahaan Tercatat Korea di Mapo-gu, Seoul.
Rapat tersebut membahas tiga agenda: penunjukan Lee Jae Sang sebagai direktur internal, pemberian opsi saham, dan persetujuan opsi saham yang diberikan sebelumnya oleh dewan direksi.
Semua agenda disetujui, dan setelah rapat dewan, Lee Jae Sang resmi menjadi CEO baru HYBE.
Setelah pertemuan tersebut, CEO Lee Jae Sang mengatakan kepada wartawan, “memang butuh waktu, tetapi kami menanggapinya dengan tenang dan sesuai Prinsip."
"HYBE adalah perusahaan yang menjunjung tinggi Prinsip dan mengejar manajemen yang transparan, dan pendirian ini tetap tidak berubah," ungkap CEO baru HYBE.
"Jika melihat ke belakang, mereka yang berpegang teguh pada Prinsip mereka selalu menjadi pemenang utama,” tutur Lee Jae Sang.
Hal ini menunjukkan bahwa HYBE akan mempertahankan pemisahan produksi dan manajemen sambil menjalankan sistem multilabelnya, meskipun situasi ADOR sedang berlangsung.
Intinya, ini dilihat sebagai penolakan terhadap Tuntutan NewJeans. Sehari sebelumnya, NewJeans muncul di siaran YouTube, meminta Min Hee Jin kembali sebagai CEO ADOR paling lambat 25 September 2024.
"Yang kami inginkan adalah ADOR yang asli di mana Min Hee Jin menjadi CEO sekaligus produser," ungkap Minji NewJeans.***
Editor : Irma Nurfajri

