Berselisih Terkait Uang, Pria Tewas Ditusuk di Cibangkong 

Seorang pria bernama Lucky Arisandi (38) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penusukan di Jalan Cibangkong Lor RT 05 RW 11, Kota Bandung.

Berselisih Terkait Uang, Pria Tewas Ditusuk di Cibangkong 
Terduga pelaku berinisial Ayi Novianto Pamungkas (30), warga Kecamatan Bandung Kulon telah diamankan warga sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian. (ilustrasi)

INILAHKORAN.ID - Seorang pria bernama Lucky Arisandi (38) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penusukan dalam sebuah keributan di Jalan Cibangkong Lor RT 05 RW 11, Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 23.10 WIB.

Terduga pelaku berinisial Ayi Novianto Pamungkas (30), warga Kecamatan Bandung Kulon telah diamankan warga sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Batununggal Iptu Ahmad Rifai membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kasus itu bermula dari perselisihan antara korban dan pelaku.

“Benar, telah terjadi tindak pidana yang mengakibatkan seorang pria meninggal dunia di wilayah Batununggal. Terduga pelaku sudah diamankan dan saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Ahmad Rifai saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban datang ke lokasi sekitar pukul 22.30 WIB bersama seorang rekannya yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Korban disebut meminta uang sebesar Rp 200 ribu kepada pelaku. Saat permintaannya tidak dipenuhi, korban kemudian meminta telepon genggam milik pelaku untuk digadaikan.

Permintaan tersebut memicu cekcok. Seorang saksi bernama Barnas sempat melerai keduanya. Namun, pelaku diduga mengeluarkan pisau dan menusukkannya ke arah korban.

Korban sempat berlari ke arah depan lokasi kejadian. Pelaku yang sempat ditahan saksi akhirnya berhasil melepaskan diri setelah saksi tertimpa sepeda motor, lalu mengejar korban.

Saat saksi kembali mengejar, korban ditemukan sudah tergeletak di jalan dengan kondisi bersimbah darah. Sementara itu, pelaku berhasil diamankan oleh warga sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.

“Motif sementara diduga dipicu perselisihan terkait permintaan uang. Namun, kami masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk memeriksa saksi-saksi dan melengkapi alat bukti,” ujar Ahmad Rifai.


Editor : Doni Ramdhani