Bersih-Bersih Kota, DLH Kota Bandung Angkut Tumpukan Sampah dari Sisa Demo

Sejumlah tumpukan sampah sisa demonstrasi di Kota Bandung, mulai diangkut petugas. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat, total sudah 40 kubik sampah yang dibersihkan. Sebagian besar, berasal dari sisa-sisa pembakaran bangunan.

Bersih-Bersih Kota, DLH Kota Bandung Angkut Tumpukan Sampah dari Sisa Demo
Sejumlah tumpukan sampah sisa demonstrasi di Kota Bandung, mulai diangkut petugas. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat, total sudah 40 kubik sampah yang dibersihkan. Sebagian besar, berasal dari sisa-sisa pembakaran bangunan.

INILAHKORAN, Bandung - Sejumlah tumpukan sampah sisa demonstrasi di Kota Bandung, mulai diangkut petugas. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat, total sudah 40 kubik sampah yang dibersihkan. Sebagian besar, berasal dari sisa-sisa pembakaran bangunan.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto mengatakan, penanganan sampah sudah dimulai sejak Sabtu lalu. "Pasca-demo hari Sabtu, kita mengangkut empat mobil pick-up atau sebanyak 8 kubik sampah. Jenisnya abu dan rongsokan logam-logam kecil," kata Darto pada Jumat 5 September 2025.

​Menurut ia, volume sampah meningkat tajam pada hari-hari berikutnya. Terutama setelah insiden pembakaran di beberapa bangunan, termasuk sebuah rumah makan. "Yang signifikan itu di hari Minggu, pasca-pembakaran beberapa unit bangunan, termasuk salah satu rumah makan," ucapnya.

​Dari lokasi rumah makan saja, membutuhkan 6 truk untuk mengangkut sampah sebanyak 36 kubik dalam dua hari. Sampah-sampah tersebut didominasi oleh puing-puing bangunan yang runtuh, abu sisa pembakaran dan pecahan piring serta gelas.

​Darto mengakui, lonjakan sampah memengaruhi jadwal pengangkutan sampah kota. Namun, ia menegaskan DLH memprioritaskan penanganan sampah di lokasi terdampak.

​"Jelas kalau sudah sekian truk, itu pasti memengaruhi. Tetapi kita melihat urgensinya terlebih dahulu," ujar dia.

Saat ini, pihaknya terus membersihkan sisa sampah di area terdampak dengan bantuan tiga truk tambahan. "Kami turut mengapresiasi bantuan dari komunitas ojek online (ojol) yang turut membersihkan area disekitar. Kami berharap tidak ada lagi demonstrasi serupa yang menimbulkan kerusakan," tandasnya. 


Editor : JakaPermana