Besok, KPID Jabar Umumkan Pemenang Anugerah Penyiaran Sekaligus Konsolidasi Penyiaran Berkeadilan

Rabu 11 September 2024 besok Komisi Penyiaran Indonesia Daerah KPID Jabar bakal mengumumkan pemenang Anugerah Penyiaran ke-17, sekaligus konsolidasi isu Penyiaran Berkeadilan yang terus digaungkan.

Besok, KPID Jabar Umumkan Pemenang Anugerah Penyiaran Sekaligus Konsolidasi Penyiaran Berkeadilan
Penyerahan Anugerah Penyiaran ke-17 KPID Jabar itu akan digelar di Trans Hotel, Kota Bandung dengan total 30 kategori. Di antaranya program jurnalistik, hiburan, religi, lembaga penyiaran kolaboratif, pemerintah daerah peduli penyiaran dan lain-lain, yang berhadiah total mencapai Rp100 juta rupiah. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Rabu 11 September 2024 besok Komisi Penyiaran Indonesia Daerah KPID Jabar bakal mengumumkan pemenang Anugerah Penyiaran ke-17, sekaligus konsolidasi isu Penyiaran Berkeadilan yang terus digaungkan.

Penyerahan Anugerah Penyiaran ke-17 KPID Jabar itu akan digelar di Trans Hotel, Kota Bandung dengan total 30 kategori. Di antaranya program jurnalistik, hiburan, religi, lembaga penyiaran kolaboratif, pemerintah daerah peduli penyiaran dan lain-lain, yang berhadiah total mencapai Rp100 juta rupiah.

Pada Anugerah Penyiaran ke-17 KPID Jabar itu diikuti 476 lembaga penyiaran di Jabar baik media televisi maupun radio.

Ketua KPID Jabar Adiyana Slamet menuturkan, Anugerah Penyiaran ke-17 ini merupakan bentuk apresiasi KPID terhadap berbagai pihak yang selalu berupaya mewujudkan penyiaran yang sehat dan berkeadilan.

Selain itu, momentum ini lanjut Adiyana juga menjadi motivasi bagi kembaga penyiaran dan konten kreator untuk menciptakan konten yang berkualitas.

"Anugerah Penyiaran kali ini juga sekaligus sebagai konsolidasi internal lembaga penyiaran, untuk memperjuangkan penyiaran berkeadilan. Jangan sampai lembaga penyiaran yang menggunakan frekuensi publik, tapi ada yang dibiarkan tanpa aturan," kata Adiyana di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 10 September 2024.

Dalam Anugerah Penyiaran ini lanjut Adiyana, turut dikonteskan kategori anyar seperti program siaran kebangsaan, lingkungan hidup dan iklan layanan masyarakat tentang pencegahan stunting.

Dimana seperti program siaran berkebangsaan ini merupakan respon dari hasil penelitian KPID dan perguruan tinggi, untuk mengukuhkan nilai Pancasila.

"Sesuai Undang-undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002, lembaga penyiaran adalah corong utama dalam menjunjung tinggi pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945, serta memperkukuh integrasi nasional," ucapnya.

Dia melanjutkan, dari 30 kategori tersebut berasal dari hasil penilaian dewan juri antaranya Guru Besar Komunikasi Unpad Dian Wardiana, Budayawan Hawe Setiawan dan Kadiskominfo Jabar Ika Mardiah, memutuskan ada 19 kategori dari 282 karya radio dan televisi.

Plus delapan kategori pilihan KPID Jabar, dua kategori pilihan pemirsa yakni penyiar dan presenter terfavorit dan satu kategori Pasanggiri Duta Penyiaran Jabar.

Pada penyiar dan presenter terfavorit, telah ditentukan pemenang yakni Zanjabilla Kamila dari Radio PRFM dan Amelia Putri dari TVRI Jabar. 

Sedangkan Duta Penyiaran Jabar dimenangkan secara urutan, Nurul Aprilia, Alpin Hamzah, Gita Siti Nuraibah, Gheffira Uswatun Hasanah dan Muhammad Haikal.

"KPID juga mengumumkan kategori masyarakat peduli penyiaran, lifetime achievement, production house peduli penyiaran dan konten kreator peduli siaran lokal," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani