Besuk dan Tanggung Biaya Pengobatan Ilham Renal, Dedi Mulyadi Minta Open Donasi Dihentikan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membesuk Ilham Renal, korban penusukan orang tidak dikenal (OTK) yang kini tengah dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), pada Minggu 31 Agustus 2025.

Besuk dan Tanggung Biaya Pengobatan Ilham Renal, Dedi Mulyadi Minta Open Donasi Dihentikan
Dedi Mulyadi meminta open donasi yang sebelumnya dibuat untuk biaya pengobatan Ilham Renal dapat dihentikan. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membesuk Ilham Renal, korban penusukan orang tidak dikenal (OTK) yang kini tengah dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), pada Minggu 31 Agustus 2025.

Dedi Mulyadi memastikan, biaya pengobatan Ilham Renal akan ditanggung penuh. Bahkan ruang perawatannya juga akan dialihkan ke kelas 1 atau VIP.

Tidak hanya itu, Dedi Mulyadi juga akan memberikan uang Rp30 juta bagi keluarga Ilham Renal, sebagai bekal selama menunggu proses perawatan berlangsung.

Untuk itu, Dedi Mulyadi meminta open donasi yang sebelumnya dibuat untuk biaya pengobatan Ilham Renal dapat dihentikan.

"Mohon semuanya, membuka posting donasi agar dihentikan dan kami bertanggungjawab terhadap seluruh biaya pengobatan dan kehidupannya," ujar Dedi dikutip Minggu 31 Agustus 2025.

Sementara, Ilham Renal meski terbaring lemah turut menyampaikan terimakasih, atas simpati dan empati masyarakat terhadap dirinya. 

"Terima kasih semuanya, sudah mengkhawatirkan saya," kata Ilham.

Seperti diketahui, Ilham Renal menjadi korban pengeroyokan dan penusukan oleh OTK. Dalam siaran pers Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPI yang disampaikan lewat Instagram Story. 

Ilham Renal pada saat aksi demonstrasi Sabtu 30 Agustus 2025 malam, sedang melintas di jalan sekitar DPRD Jabar dan Gedung Sate. Melihat adanya pengeroyokan dia kemudian berinisiatif melerainya.

"Ia berteriak meminta agar pengeroyokan dihentikan. Namun, tindakannya tersebut justru membuat ia ikut menjadi korban kekerasan. Meskipun sudah mengenakan helm dan tas, Ilham Renal dipukuli hingga helmnya lepas, dan kepalanya dipukuli," tulis siaran pers tersebut.

Beruntung, Ilham Renal kemudian dibantu orang lain untuk melarikan diri dan membawanya ke ambulans. Ilham Renal sendiri saat itu tidak menyadari dirinya alami pendarahan dan tidak menyangka bahwa telah ditusuk karena hanya merasa pegal.

"Setelah mendapatkan pertolongan pertama di Unpas, ia kemudian dibawa ke Unisba, hingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) karena mengalami sesak napas," dikutip dari siaran pers tersebut.


Editor : Doni Ramdhani