Bey Machmudin Harap Nasib Pemain Persib Jangan Sampai Terlantar, Usai Gantung Sepatu

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin berharap, nasib pemain Persib Bandung jangan sampai terlantar, usai gantung sepatu.

Bey Machmudin Harap Nasib Pemain Persib Jangan Sampai Terlantar, Usai Gantung Sepatu
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin berharap, nasib pemain Persib Bandung jangan sampai terlantar, usai gantung sepatu.

INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin berharap, nasib pemain Persib Bandung jangan sampai terlantar, usai gantung sepatu.

Maka dari itu Bey Machmudin mendorong semua pihak, khususnya manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Barat, untuk memberi peluang supaya kehidupan para pemain tetap stabil usai pensiun.

"Sudah banyak pemain Persib yang melegenda. Tapi kami mohon, yang muda-muda kalau boleh dibekali pendidikan juga wirausaha. Jangan sampai kita mendengar, saat jadi bintang berhasil. Ketika turun menyedihkan," ujar Bey Machmudin dalam sambutannya di acara bertajuk Kadedeuh untuk Persib Juara BRI Liga 1 2023/2024 di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 4 Juni 2024.

Terlepas dari itu dia mengapresiasi atas keberhasilan Persib Bandung, yang berhasil menjuarai Liga 1 2023/2024. Mengingat penantian para bobotoh diakuinya cukup panjang, dimana terakhir kalinya Pangeran Biru merengkuh trofi juara pada 2014 silam.

"Masyarakat sangat mengapresiasi keberhasilan Persib, karena sudah menunggu 10 tahun untuk juara lagi. Tentunya mempertahankan lebih sulit daripada merebut. Ini jadi tantangan bagi Persib," ucapnya.

Bahkan lanjut Bey Machmudin, animo masyarakat di Kota Bandung tidak dapat terbendung ketika Maung Bandung berhasil menekuk Madura United 3-1 di leg 2 Championship Series Liga 1 2023/2024, Jumat pekan lalu.

Sontak pesta perayaan terjadi di setiap sudut jalan Kota Bandung, cerita Bey Machmudin. Hal ini menunjukkan bahwa begitu senangnya para bobotoh, karena pada akhirnya Persib menjadi juara.

"Bandung macet luar biasa. Saya pulang ke Ciumbeuleuit sampai dua jam," ungkapnya. (Yuliantono)***


Editor : JakaPermana