Bey Machmudin Pastikan Efisiensi Tidak Ganggu Penyertaan Modal BIJB Kertajati

Efisiensi yang tengah digencarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada APBD 2025, dipastikan tidak akan mengganggu penyertaan modal untuk menyelamatkan BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Bey Machmudin Pastikan Efisiensi Tidak Ganggu Penyertaan Modal BIJB Kertajati
Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin

INILAHKORAN, Bandung - Efisiensi yang tengah digencarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada APBD 2025, dipastikan tidak akan mengganggu penyertaan modal untuk menyelamatkan BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Ini dikatakan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 11 Februari 2025.

Meski diakui Bey, mengenai efisiensi khususnya pada penyertaan modal untuk BUMD harus dikaji secara matang, guna memastikan keberlangsungannya.

"Iya (berdampak), tapi itu sisi yang betul-betul harus diperhitungkan. Tentunya, jujur masalah Kertajati. Ini kan tetap akan kami berikan penyertaan modal," ujarnya.

Terlebih pihaknya telah bertemu dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, guna meminta bantuan dalam mencari solusi supaya BIJB Kertajati tumbuh.

"Saya minta waktu ke depan, tidak bisa seperti ini terus. Kami juga sudah minta Pak Menhub, juga Pak Menteri BUMN. Nanti juga akan dipertimbangkan dan dicari jalan keluarnya seperti apa," ucapnya.

Terkait besaran penyertaan modal untuk BIJB Kertajati, Bey mengaku masih tengah dikaji. Termasuk skema yang akan dilakukan, untuk penyelamatannya.

"Apakah mungkin, anggaran dari kami untuk subsidi ke pesawatnya seperti itu. Tapi kami harus hitung betul-betul," terangnya.

Sementara mengenai BUMD lain, Bey mengatakan bahwa sejauh ini mereka dapat berjalan meski tanpa penyertaan modal pada tahun ini.

Pekerjaan rumah terbesar pada BUMD diakuinya hanya BIJB Kertajati, supaya operasionalnya tetap berjalan.

"Kalau yang lain sih masih bisa berjalan. Kalau Kertajati ini di stop, bagaimana operasional kalau masih seperti ini juga. Yang pasti Kertajati. Agro Jabar cashflow sudah ada. Ada hutang tapi bisa berjalan," tandasnya. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti