Bima-Dedie Pamitan ke Presiden Jokowi, Begini Tanggapannya

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengaku sudah berpamitan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang akhir masa jabatannya pada 20 April 2024. Hal itu disampaikan pasangan Bima-Dedie ketika Presiden Jokowi melakukan kegiatan bagi-bagi sembako di pintu Istana Bogor Jalan Ir. H. Juanda.

Bima-Dedie Pamitan ke Presiden Jokowi, Begini Tanggapannya

INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengaku sudah berpamitan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang akhir masa jabatannya pada 20 April 2024. Hal itu disampaikan pasangan Bima-Dedie ketika Presiden Jokowi melakukan kegiatan bagi-bagi sembako di pintu Istana Bogor Jalan Ir. H. Juanda.

"Saya dan Pak Wakil Dedie A Rachim menggunakan momentum saat bagi-bagi sembako Presiden Jokowi, untuk secara langsung pamitan ke Bapak Presiden karena akan mengakhiri masa tugas April 2024 ini. Presiden menyampaikan selamat, mungkin nanti ada kesempatan berbincang-bincang lagi kata Presiden," ungkap Bima saat dikonfirmasi wartawan pada Senin 8 April 2024.

Bima memaparkan, momen tersebut hanya berpamitan secara informal saja. Karena belum tentu dirinya dan Dedie bisa bertemu lagi dengan Presiden Jokowi pada akhir masa jabatannya nanti.

"Tadi secara informal saja, kan nggak tahu lagi ada waktu sampai tanggal 20 April 2024 mendatang," papar Bima.

Bima menuturkan, dirinya berterimakasih kepada Presiden Jokowi, atas perhatiannya kepada warga Kota Bogor. Dirinya juga mengaku saat berbincang bertanya kepada Presiden Jokowi, di mana Presiden Republik Indonesia yang baru nanti akan tinggal.

"Pak Jokowi berharap tentunya akan tinggal di Istana. Nah itu lah, Istana Bogor atau Istana di Ibu Kota Nusantara (IKN) itu," terangnya.

Bima membeberkan, mendengar ucapan dirinya dan Dedie A Rachim, Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat dan menyampaikan bahwa mungkin nanti akan ada kesempatan kembali berbincang dengan Presiden Joko Widodo.

Bima juga mengatakan, pembagian sembako akhir pekan kemarin merupakan kebiasaan rutin Presiden Joko Widodo di setiap Ramadan dengan memberikan perhatian kepada warga. Sejak menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, Jokowi secara rutin di bulan Ramadan membagikan paket sembako sebanyak tiga hingga empat kali.

"Bahkan, saat pandemi Covid-19 Presiden Jokowi beberapa kali langsung mendatangi rumah warga untuk memberikan bantuan. Jadi kami menyampaikan terima kasih kepada bapak presiden atas perhatian beliau yang setiap Ramadan itu selalu rutin menyantuni warga. Kemudian yang ke dua, kami juga tadi berbincang terkait dengan Bansos, komitmen pemerintah pusat yang sangat kuat untuk membantu warga yang tidak mampu alokasi melalui bansos," pungkasnya.***


Editor : JakaPermana