Bima Lantik Dua Kadis Baru di Jembatan Otista, Begini Pesannya
Wali Kota Bogor Bima Arya melantik dua kepala dinas hasil lelang jabatan atau open bidding di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di jembatan Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) pada Jumat (10/3/2023) sore. Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Rena Da Frina dilantik sebagai Kepala DPUPR dan Rudiyana sebagai Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, bogor - Wali Kota bogor Bima Arya melantik dua kepala dinas hasil lelang jabatan atau open bidding di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) bogor di jembatan Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) pada Jumat (10/3/2023) sore. Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Rena Da Frina dilantik sebagai Kepala DPUPR dan Rudiyana sebagai Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota bogor.
Diketahui jembatan Jalan Otista, akan dilakukan pembangunan oleh Pemkot bogor tahun 2023 ini.
Bima Arya mengatakan, tahun ini banyak kegiatan besar sudah menanti, dan juga tahun terakhir bagi pasangan Bima Arya, dan wakilnya Dedie A Rachim. Tentunya, dijelaskan Bima Arya harus dilakukan secara cermat agar bisa selesai tepat waktu. Salah satunya bagaimana menyelesaikan pembangunan jembatan otista.
"Ini sekitar 10 bulan menjelang bulan Desember 2023, banyak kegiatan besar yang harus dilakukan secara tepat waktu, yang paling strategis adalah jembatan otista ini. Jadi jembatan otista saya minta untuk menjadi atensi semua, tidak hanya PUPR," ungkap Bima.
Bima meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota bogor juga turut melakukan sumbangsih dengan berkoordinasi dengan wilayah agar bisa menyosialisasikan secara maksimal jalur alternatif imbas pembangunan jembatan.
"Ya, Dinas Perhubungan dan juga Satpol PP harus berkoordinasi dengan TNI/Polri untuk memastikan tahapan-tahapan pengawalan selama pembangunan. Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Inspektorat juga harus ikut mengawal agar tidak terjadi gagal lelang," tutur Wali Kota bogor dua priode ini.
Bima menjelaskan, Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, Perindustrian Kota bogor juga diminta untuk berkoordinasi dengan pedagang yang terdampak selama pengerjaan pembangunan jembatan.
"Tujuanya agar tidak ada yang dirugikan. jembatan otista akan mulai lelang dan apabila tepat waktu, pengerjaanya dimulai beberapa hari setelah lebaran," jelasnya.
Bima memaparkan, Pemkot bogor akan melakukan uji coba penerapan rekayasa lalulintas imbas pembangunan jembatan otista yang direncanakan dilakukan pada pertengahan Ramadan.
"Untuk jalurnya seperti yang sudah diumumkan melalui berbagai macam kanal media. Saya meminta agar Kepala DPUPR yang baru dilantik agar banyak turun ke lapangan dan melakukan pemeliharaan jalan, termasuk memastikan bahwa seluruh pelosok kota terpantau dan terjaga kualitas pekerjaan pembangunanya," paparnya.
"Saya tidak mau melihat jalan-jalan bolong, saya sampai akhir tahun menjabat ingin melihat semua jalan mulus di Kota bogor, tidak hanya di pusat kota tetapi juga di bogor Selatan, bogor Barat, Tanah Sareal, dan semuanyaa, jalan-jalan harus mulus semuanya. Saya mewanti-wanti agar Dinas PUPR tidak boleh tunduk pada kekuatan, kepentingan, dan pengusaha manapun. Juga harus memastikan semua transparan, dan dikelola secara profesional," tegas Bima.
Bima membeberkan, untuk Kepala Diarpus Kota bogor yang baru, ia menitipkan agar perpustakaan dikelola menuju perpustakaan kelas dunia, menambah koleksi, dan menjadikan perpustakaan yang berbasis komunitas. Serta menyelenggarakan berbagai macam kegiatan, dan inovasi, berkolaborasi bersama berbagai pihak.
"Ya, saya minta agar ada centra kuliner, coffe shop, kegiatan diskusi dan lain-lain," pungkasnya.
Selain dua kepala dinas, sejumlah pejabat lainnya juga ikut dilantik yakni Sekertaris Bapenda Kota bogor Lia Kania Dewi menempati Kepala Bagian Umum Setda Kota bogor, bertukar posisi dengan Yadi Cahyadi. Adi Novan bergeser sebagai Inspektur Pembantu I pada Inspektorat Daerah Kota bogor. Ada Muhamad Hutri promosi menjadi Sekretaris DPUPR yang sebelumnya menjabat Kabid Perumahan dan Pemukiman.
Lalu, Abdul Manan Tampubolon mendapatkan promosi jabatan menjadi Kepala Bagian Protokol dam Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setda Kota bogor, ada Asep Kartiwa yang kini menjadi Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Muhammad Taufik Jaya Maulana promosi menjabat Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota bogor.
Untuk diketahui, Pemkot bogor melantik sebanyak 38 pejabat structural, dan dua kepala dinas di Lingkungan Pemkot bogor.*** (Rizki Mauludi)
Editor : JakaPermana

