BKD Jabar Konsultasi ke Peruri dan BKN, Usai Ditemukan e-Meterai CPNS Error
Badan Kepegawaian Daerah BKD Jabar terus berkonsultasi dengan Perum Peruri dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN), terkait terhambatnya proses pendaftaran CPNS 2024 karena persoalan e-meterai di situs Perum Peruri ditemukan error.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Badan Kepegawaian Daerah BKD Jabar terus berkonsultasi dengan Perum Peruri dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN), terkait terhambatnya proses pendaftaran CPNS 2024 karena persoalan e-meterai di situs Perum Peruri ditemukan error.
Kepala BKD Jabar Sumasna mengatakan, dua hari sebelum masa pendaftaran CPNS habis pihaknya menerima banyak pengaduan dari para pelamar yang mengeluhkan kesulitan membeli e-meterai di situs Peruri.
"Yang mengadukan soal e-meterai ini ke kami banyak, terutama pelamar CPNS yang antrean belakang," ujar Sumasna, Rabu 4 September 2024.
Sumasna mengatakan, pihaknya terus berkomunikasi dengan Peruri dan BKN untuk segera mencarikan solusi terkait persoalan ini.
"Kita sudah komunikasi dengan Peruri dan BKN, harapan kami Peruri segera mungkin solusi," ucapnya.
Pihaknya juga berkonsultasi dengan BKN mengingat tenggat pendaftaran CPNS akan ditutup dua hari ke depan. Menurutnya harus ada antisipasi bagi para pelamar yang yang sudah mengantri namun terhambat oleh e-meterai.
"Supaya hak yang datang, haknya terpenuhi," tuturnya.
Sumasna mengaku ada usulan agar pendaftaran diperpanjang sampai persoalan e-meterai ini teratasi, namun pihaknya mengembalikan keputusan ini pada BKN.
"Mungkin saja (diperpanjang), tapi nanti kami menunggu arahan BKN," katanya.
Saat ini BKD Jabar mencatat sudah ada 7.185 pelamar CPNS 2024 yang melakukan submit. Data tersebut per Rabu ini pukul 15.33 WIB.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka 899 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Jawa Barat 2024 untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis lain.
Formasi 899 orang untuk kebutuhan tenaga kesehatan sebanyak 146 orang, sementara selebihnya adalah tenaga teknis yang ditempatkan pada berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jabar.
Sumasna mengatakan, pihaknya mendorong agar masyarakat yang memenuhi syarat untuk turut serta mendaftar CPNS, karena ini juga menjadi satu cara untuk mengurangi angka pengangguran.
"Karenanya, kalau kami, kebutuhannya itu semakin banyak yang bisa ikut daftar, itu akan mendapatkan orang yang terbaik. Dan kami jamin semua prosesnya transparan dan bisa dipertanggungjawabkan," imbuhnya.
Pendftaran CPNS 2024 ditutup dua hari lagi. Akan tetapi, banyak calon pendaftar yang mengeluhkan e-meterai. Menurut mereka, e-meterai gagal saat pembubuhan.
Editor : Doni Ramdhani

