BLK Cirebon Asah Ratusan Pekerja Produktif

Ratusan calon tenaga kerja usia produktif, mengikuti pelatihan yang diselengarakan Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Kabupaten Cirebon. Bupati Cirebon.

BLK Cirebon Asah Ratusan Pekerja Produktif

INILAHKORAN, Cirebon - Ratusan calon tenaga kerja usia produktif, mengikuti pelatihan yang diselengarakan Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Kabupaten Cirebon. Bupati Cirebon.

Bupati Cirebon Imron membuka langsung program pelatihan tersebut, Kamis  6 Oktober 2022. Bupati mengaku bangga, dengan antuasiasnya calon tenaga kerja mengikuti pelatihan.

"Saya bangga dengan semangat calon tenaga kerja usia produktif yang antusian ikut pelatihan. Inilah gunanya calon tenaga kerja mengikuti pelatihan," kata Imron usai acara.

Menurutnya, diera globalisasi seperti sekarang ini, calon tenaga kerja memang harus mempunyai skil yang mumpuni. Hal itu diperlukan untuk bisa mengisi pekerjaaan di perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Cirebon.

"Sudah banyak pabrik yang dibangun terutama diwilayah timur Cirebon. Tentu harus diisi tenaga kerja dari Kabupaten Cirebon. Jangan jadi penonton, tapi harus masuk sebagai pekerja yang mempunyai skil mumpuni," ungkapnya.

Sementara itu, Kadisnakertrans Kabupaten Cirebon, Novi Herdrianto menjelaskan, tujuan BLK adalah untuk mempersiapkan calon tenaga kerja. Diharapkan nantinya, saat melamar ke perusahaan mereka sudah memiliki keterampilan sesuai yang dibutuhkan perusahaan tersebut.

"Domain kami memang supaya saat melamar ke perusahaan, mereka sudah punya skil. Namun ada juga beberapa pelatihan yang tujuannya supaya mereka bisa menjadi wirausaha sesuai bidangnya.

Novi mengaku, saat ini tengah melakukan analisis terkait kebutuhan dunia usaha dan dunia industri terutama yang yang berada di wilayah timur. Kalaupun misalnya kuota dari yang dibutuhkan oleh dunia industri tidak terpenuhi, maka akan memakai cara dan langkah lain.

"Kami bisa kerjasama atau menyampaikan ke BLK pelatihan-pelatihan yang sifatnya di luar atau swasta. Selama ini kan ada juga  beberapa perusahaan yang sudah menjalin kerjasama dengan perusahaan BLK swasta untuk menyiapkan dari calon tenaga," paparnya.

Novi menambahkan, memang ada Perda yang menyebutkan bahwa perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Cirebon harus merekrut tenaga kerja lokal. Presentasinya 60 persen tenaga kerja harus berasal dari tenaga kerja lokal di Kabupaten Cirebon. Namun tetap saja, calon tenaga kerja harus memiliki kemampuan yang dibutuhkan perusahaan. Dan baru sedikit perusahaan yang menjalin kerjasama dengan kami.

"Bagaimanapun, kue yang ada di Kabupaten Cirebon harus dinikmati oleh warga kabupaten Cirebon. Tapi harus seimbang karena semua perusahaan pasti mempunya standar baku ketika menerima tenaga kerja" tukasnya. (maman suharman)


Editor : Ahmad Sayuti