BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Utara dan Selatan Jabar

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat, untuk mewaspadai gelombang tinggi di pantau Utara dan Selatan Jawa Barat.

BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Utara dan Selatan Jabar
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat, untuk mewaspadai gelombang tinggi di pantau utara dan selatan Jawa Barat.

Dalam surat bernomor ME.01.02/PDGT/28/KTJP/XII/BMKG-2025 tentang Informasi Tinggi Gelombang, diperkirakan bakal terjadi gelombang tinggi antara 1,25-2,5 meter pada 29 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Pada laporan Prakirawan BMKG, Rangga Setya Pratama, kondisi sinoptik pola angin di perairan Jakarta dan Jawa Barat bagian urara umumnya bergerak dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 8-20 knot.

"Sedangkan di wilayah Jawa Barat bagian selatan, umumnya bergerak dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 6-15 knot," katanya dalam keterangan resmi BMKG yang dikutip INILAHKORAN.ID, Minggu 28 Desember 2025.

Kecepatan angin tertinggi terpantau terjadi di perairan Kepulauan Seribu, Teluk Jakarta, Bekasi, Karawang, Subang dan Indramayu yang juga dapat berkontribusi terhadap tinggi gelombang.

Selain itu, gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di perairan Pangandaran, Sukabumi, Garut dan Tasikmalaya.

"Berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Perahu nelayan, apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Kapal tongkang, apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter," sambungnya. ***


Editor : JakaPermana