Pendaftaran CASN Ditutup, Ada 5.984 Pelamar Rebutkan 591 Formasi
Pendaftaran seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) ditutup pada Senin (26/7/2021) pukul 23.59 WIB. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor mencatat jumlah pendaftar CASN mencapai 5.984 orang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Pendaftaran seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) ditutup pada Senin (26/7/2021) pukul 23.59 WIB. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor mencatat jumlah pendaftar CASN mencapai 5.984 orang.
"Ya, untuk total yang mendaftar sebagai CASN Kota Bogor sebanyak 5.984 orang," ungkap Kabid Formasi Data dan Penatusahaan BKPSDM Kota Bogor Aries Hendardi kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).
Dia melanjutkan, antusias pendaftar sangat tinggi karena sejak Sabtu (25/7/2021) tercatat 4.196, dan Minggu (26/7/2021) siang berjumlah 5.171 orang, dan saat penutupan berakhir tercatat 5.984 orang yang mendaftar.
"Saat ini tim masih melakukan verifikasi data sehingga jumlahnya bisa saja berkurang karena akan dicek untuk mengetahui apakah memenuhi syarat atau tidak. Pendaftar ini sedang diverifikasi oleh tim, nanti dari sejumlah itu ada memenuhi syarat berapa dan tidak memenuhi syarat berapa," bebernya.
Aries memaparkan, jumlah pendaftar yang tertera merupakan khusus pendaftar CASN lantaran untuk data calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2021 tidak dapat diakses Pemkot Bogor.
"Data itu untuk CPNS, kalau PPPK kan langsung ngelink dan diverifikasi oleh Kemendikbud, jadi tidak diketahui oleh kami berapa yang melamar dan lolos berapa," terangnya.
Terpisah, Kepala BKPSDM Kota Bogor Taufik mengatakan proses pendaftaran CPNS dan calon PPPK 2021 sudah berakhir. Penutupan tersebut, lebih lama karena ada penyesuaian jadwal tahapan pelaksanaan seleksi Calon ASN yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan Nomor N6201/B-KS.04/01/SD/K/2021. Dalam surat tersebut, memberikan kesempatan yang lebih luas pada masyarakat untuk mengikuti seleksi menjadi ASN.
"Seharusnya pendaftaran dimulai 30 Juni sampai dengan 21 Juli, karena diperpanjang berakhir pada 26 Juli," tuturnya.
Taufik menjelaskan, dengan adanya penyesuaian tersebut pengumuman hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 2-3 Agustus, dengan kesempatan masa sanggah diberikan selama tiga hari yakni 4-6 Agustus.
Taufik menambahkan, tahapan jawab sanggah diumumkan pada 4-13 Agustus dilanjutkan dengan pengumuman paska sanggah yang akan dilakukan pada 15 Agustus 2021.
"Sedangkan untuk PPPK guru akan disampaikan langsung oleh Kemendikbudristek pada Agustus sampai Desember. Pemkot Bogor juga mengeluarkan pengumuman melalui suret wali kota dengan nomor : 800/3602 – BKPSDM/2021 tentang perpanjangan masa pendaftaran dan penyesuaian jadwal," jelas mantan Kabag Pemerintahan Setda Kota Bogor ini.
Taufim memaparkan, Pemkot Bogor mendapat jatah formasi dari total 600 formasi yang diusulkan, pemerintah hanya menyetujui jatah kuota 591 formasi untuk Kota Bogor.
Rincianya, terbagi atas 257 formasi untuk CPNS dan 334 untuk PPPK. Untuk CPNS kebutuhan untuk tenaga kesehatan sebanyak 211 orang dan tenaga teknis sebanyak 46 orang.
"Mulai dari dokter, perawat hingga bidan, yang akan ditempatkan di berbagai puskesmas SeKota Bogor sampai di RSUD Kota Bogor. Dari total CPNS yang tersedia, ada alokasi lima formasi untuk peserta difabel dan tiga formasi untuk peserta Cum Laude," paparnya.
Taufik menambahkan, sedangkan untuk PPPK, seluruhnya untuk formasi Tenaga Pendidik yang berjumlah 334 formasi. Mulai dari guru kelas, guru agama Islam, guru Pendidikan Jasmani (Penjas), guru konseling hingga guru TIK, yang akan ditempatkan di berbagai sekolah tingkat SD dan SMP.
"Setiap informasi yang terkait dengan CPNS di lingkungan Pemkot Bogor dapat mengakses situs https:cpns.kotabogor.go.id," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : Doni Ramdhani


