Sudah Divaksin Lengkap, Bima Arya : Kurangi Fatalitas Saat Terkena Covid-19

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengajak masyarakat Kota Bogor untuk melakukan vaksinasi baik dosis kedua maupun vaksin booster

Sudah Divaksin Lengkap, Bima Arya : Kurangi Fatalitas Saat Terkena Covid-19
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengajak masyarakat Kota Bogor untuk melakukan vaksinasi baik dosis kedua maupun vaksin booster

INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengajak masyarakat Kota Bogor untuk melakukan vaksinasi baik dosis kedua maupun vaksin booster.

Lantaran menurut Bima Arya jika masyarakat yang sudah lengkap vaksinnya, terpapar Covid-19 varian Omicron, maka gejalanya akan ringan saja.

Bima Arya mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama TNI/Polri terus mengakselerasi pemberian vaksin lanjutan dosis ketiga atau booster. Hingga Jumat (11/2/2022) siang, Kementerian Kesehatan RI mencatat vaksinasi booster di kota hujan sudah mencapai 10,43 persen atau 85.496 sudah tervaksin.

Baca Juga: Tugas Berat Ketua Repdem Kota Bogor Menangkan PDIP Perjuangan

"Untuk wilayah Jawa Barat, pemberian vaksin dosis ketiga Kota Bogor masih menjadi yang tercepat. Disusul Kota Bandung dengan capaian 8,37 persen, Kota Cirebon 6,24 persen dan Kota Cimahi 6 persen. Sementara kota/kabupaten lainnya masih di bawah 5 persen," ungkap Bima pada Minggu 13 Februari 2022 pagi.

Bima melanjutkan, bagi masyarakat yang sudah memenuhi persyaratan untuk segera dilengkapi vaksinnya. Tolong sampaikan kepada semua, yang belum dosis kedua segera, yang belum di booster segera, karena kalau sudah lengkap vaksinnya, walaupun terpapar si omicron maka gejalanya akan ringan saja.

"Saya sebutkan ini bukan asumsi, ini berdasarkan data. Yang sudah lengkap vaksinnya gejalanya akan ringan," terangnya.

Baca Juga: Tolak Rencana Doddy Sudrajat, Barisan Ksatria Jaga Makam Vanessa Angel

Bima menambahkan, meski omicron gejalanya ringan, namun apabila lansia dan memiliki komorbid dan belum divaksin, ini merupakan golongan yang rentan.

"Ini berdasarkan data juga, yang parah, yang meninggal lebih dari 60 persen belum divaksin. Makanya kemudian kami genjot, kami percepat vaksinasi," tambah Bima.

Bima menekankan, angka vaksinasi di Kota Bogor, termasuk salah satu yang tertinggi akselerasinya. Dosis satu sudah 103 persen, dosis dua 90 persen, booster 90 persen. Untuk lansia dosis satu 81 persen, dosis dua 72 persen dan 24 persen lansia yang sudah di booster.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Ditpam Obvit Polda Jabar Awasi Penerapan Prokes di Asia Afrika

"Kemudian remaja sudah 114 persen dosis satu, dosis dua 101 persen, dosis booster sedang berlangsung. Untuk anak 6-11 tahun dosis satu 96 persen, dosis dua 78 persen," terang Bima. (Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran