Akhirnya, Korban Banjir di Bojong Kulur yang Terpapar Covid 19 Dipindahkan ke Gedung Sekolah

Bupati Bogor Ade Yasin menyebut ratusan korban banjir di Desa Bojong Kulur, Kabupaten Bogor yang terpapar Covid 19 telah diungsikan.

Akhirnya, Korban Banjir di Bojong Kulur yang Terpapar Covid 19 Dipindahkan ke Gedung Sekolah
Para korban banjir yang terpapar Covid 19 di Desa Bojong Kulur, Kabupaten Bogor telah diungsikan ke beberapa lokasi untuk menjalani isolasi mandiri.

INILAHKORAN, Bogor- Akhirnya Bupati Bogor Ade Yasin memastikan para korban banjir di Desa Bojong Kulur, Kabupaten Bogor yang terpapar Covid 19 dipisahkan dari korban lainnya.

Ade Yasin menuturkan bahwa dalam penanganan bencana alam banjir di Desa Bojong Kulur, Gunung Putri sudah terjadi pemisahan antara warga yang terpapar wabah Covid 19 dengan warga yang tidak terpapar.

"Ada 386 warga (Desa Bojong Kulur) yang sedang menjalani Isoman dan terpaksa mengungsi sementara, mereka dipisahkan dengan warga yang tidak terpapar wabah Covid-19," tutur Ade Yasin kepada wartawan, Jumat 18 Februari 2022.

Baca Juga: Spoiler Thirty Nine Episode 1, Chan Young Putuskan untuk Tinggalkan Jin Seok

Ketua Harian Tim Satgas Penanganan Covid-19 Desa Bojong Kulur Puarman menerangkan pusat isolasi terpadu (Isoter) sementara dilakukan di rumah warga yang bertingkat dua.

Sebagian korban banjir yang terpapar Covid 19 lainnya, juga ditempatkan di gedung sekolah yang ada di lingkungan setempat.

Baca Juga: Pastikan Kelengkapan Data Peserta dan Keluarga, BP Jamsostek Butuh Kerja Sama HRD Perusahaan

"Selama bencana alam banjir kemarin, warga yang terpapar atau pasien Covid-19 kami ungsikan sementara 6 hingga 7 jam. Baik itu di rumah warga yang bertingkat II, atau bisa juga di gedung sekolah yang ada di sekitar. Kami siap mengungsikan mereka dengan menggunakan mobil ambulance," terang Puarman.***(Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran