Pastikan Kelengkapan Data Peserta dan Keluarga, BP Jamsostek Butuh Kerja Sama HRD Perusahaan

Guna memastikan kelengkapan data peserta dan keluarga, BP Jamsostek membutuhkan kerja sama HRD perusahaan-perusahaan di seluruh Indonesia.

Pastikan Kelengkapan Data Peserta dan Keluarga, BP Jamsostek Butuh Kerja Sama HRD Perusahaan
Guna memastikan kelengkapan data peserta dan keluarga, BP Jamsostek membutuhkan kerja sama HRD perusahaan.

INILAHKORAN, Bandung - Guna memastikan kelengkapan data peserta dan keluarga, BP Jamsostek membutuhkan kerja sama HRD perusahaan-perusahaan di seluruh Indonesia.

Kepala BP Jamsostek Kantor Cabang Bandung Suci Erni Purnamawati mengatakan, kelengkapan data peserta dan keluarga yang valid itu sangat dibutuhkan dalam memberikan kemudahan peserta melakukan proses klaim manfaat Badan Penyelenggara Jaminanan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek).

Menurutnya, kelengkapan data peserta dan keluarga yang dibutuhkan BP Jamsostek yakni data pekerja antara lain NIK, nama lengkap, tempat lahir, tanggal lahir, alamat, nomor rekening, nama ibu kandung, nama suami/istri dan nama anak.

Baca Juga: BP Jamsostek Layani Manfaat JKP

"Data-data tersebut diakuinya sangat dibutuhkan untuk memudahkan pemberian manfaat kepada peserta, khususnya nama suami atau nama istri, nama anak hingga nama orang tua. Adanya kelengkapan data peserta dan keluarga itu dibutuhkan sebagai data ahli waris peserta ketika terjadi risiko meninggal dunia dan harus disesuaikan dengan data kartu keluarga peserta," kata Erni, Jumat 18 Februari 2022.

Manfaat lain, peserta yang datanya telah lengkap dan valid dapat memanfaatkan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) yang dimiliki BP Jamsostek. Aplikasi ini sangat penting karena dapat memudahkan peserta dalam penggabungan saldo jika peserta memiliki lebih dari satu kartu serta aplikasi dapat digunakan untuk klaim JHT dari mana saja, bahkan dari rumah tanpa antre datang ke kantor dengan maksimal saldo Rp10 juta.

Baca Juga: BP Jamsostek Gandeng Gopay untuk Pembayaran Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Aplikasi ini juga mampu menampilkan kartu peserta BP Jamsostek sehingga peserta tidak perlu cetak kartu lagi saat mau klaim. Sebab, kartu elektronik iitu berfungsi sama seperti kartu fisik sebelumnya. Hanya saja, kini para tenaga kerja tidak perlu repot lagi atau takut ketika kartu tersebut hilang dan rusak.

Adanya kartu elektronik ini akan mempermudah para pekerja khususnya di Bandung dalam menerima manfaat dan layanan tambahan dari program-program BP Jamsostek. Memiliki fungsi penggunaan yang sama dengan kartu fisik bagi peserta BP Jamsostek.

"Para pekerja juga bisa melakukan koreksi langsung ke kantor BP Jamsostek mengenai validitas dan kelengkapan data pekerja beserta anggota keluarganya dengan mengikuti prosedur yang berlaku," tutupnya. (*)


Editor : inilahkoran