Akhir Maret Pembangunan Masjid Agung Tahap Ketiga Dimulai

Wali KOta Bogor Bima Arya amemastikan pembangunan tahap ketiga Masjdi Agung untuk interior akan dimulai akhir bulan ini

Akhir Maret Pembangunan Masjid Agung Tahap Ketiga Dimulai
Wali Kota Bogor, Bima Arya memastikan pembangunan tahap kedua Masjid Agung rampung dibulan Maret 2022 ini, hal ini dikarenakan pembangunan Masjid Agung akan dilanjutkan dengan pengerjaan interior yang dianggarkan Rp27 miliar.

INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor, Bima Arya memastikan pembangunan tahap kedua Masjid Agung rampung dibulan Maret 2022 ini, hal ini dikarenakan pembangunan Masjid Agung akan dilanjutkan dengan pengerjaan interior yang dianggarkan Rp27 miliar.

Bahkan, Bima Arya juga menyebutkan bahwa lelang konsultan pengawas untuk pengerjaan interior Masjid Agung akan segera selesai dan dilanjutkan dengan lelang pembangunan fisik yang direncanakan mulai akhir Maret 2022.

"Sehabis Jum'atan kemarin, saya sudah mengecek progres akhir tahap kedua pembangunan Masjid Agung Kota Bogor, anggaran tahun 2021 berupa pemasangan Makara atau penutup atap masjid. Saya didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi dan Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid. Pemasangan Makara masjid kemarin menandai tuntasnya tahapan kedua pembangunan Masjid Agung dan pada saat yang bersamaan kami mempercepat juga untuk tahapan berikutnya," ungkap Bima Arya pada Minggu 13 Maret 2022.

Baca Juga: Tips Lolos Masuk Perguruan Tinggi Negeri Jalur SBMPTN 2022

Bima melanjutkan, tahapan ketiga pemasangan interior sudah mendekati ujung proses lelang konsultan pengawas, kemudian segera dimulai proses lelang untuk pembangunan fisiknya, termasuk bagian interior masjid. Paling lambat pelaksanaannya ditargetkan April atau Mei 2022, sehingga diharapkan pada akhir tahun 2022 bisa tuntas.

"Jadi, Insya Allah kami targetkan akhir tahun masjid Agung sudah bisa digunakan untuk ibadah. Karena saat ini masjid Agung sudah tertutupi dengan Makara Masjid Agung yang merupakan penutup bagian atas dari atap Masjid Agung ini berbentuk mirip piramida dengan tinggi sekitar 3,8 meter dan luas bagian bawah sekitar 1,5 meter persegi," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Chusnul Rozaqi mengatakan, rampungnya tahap dua pembangunan masjid Agung setelah adanya perpanjangan kedua hingga Maret 2022. Untuk jumlah denda sebagai konsekuensi perpanjangan pekerjaan pun bertambah, jika menghitung denda satu per mil dari nilai kontrak, denda perpanjangan pertama mencapai Rp1,5 miliar.

Baca Juga: Alami Gejala Flu Batuk Pilek dan Sakit Tenggotokan, Leader TXT Soobin Dikonfirmasi Positif Covid-19

"Dengan perpanjangan kedua, maka jumlah denda juga bertambah. Kalau sampai batas akhir perpanjangan kedua, jumlah dendanya bisa mencapai Rp2 miliar. Soal kendala pekerjaan, ada force mejure terkait produksi di material karena semua impor dan cutting di workshop di Balaraja. Setelah kemarin cutting sudah selesai, finishing pengecatan dan akhirnya kemarin dikirim ke proyek," ungkapnya.

Chusnul mengakui, hal ini bisa selsai berkat rutin memonitor pelaksaan setiap hari.

"Kemarin pengerjaan ada tiga shift. Kami awasi tiap hari," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran