Siap Turun ke PPKM Level 1, Ade Yasin Berharap Pendapatan Ekonomi Meningkat
Kabupaten Bogor masih masuk level 2 PPKM namun Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan siap turun ke level 1 agar roda ekonomi berjalan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Walaupun Kabupaten Bogor masih masuk dalam level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakatnya (PPKM), namun Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan siap turun ke level 1.
Dengan turunnya level PPKM tersebut, Bupati Bogor Ade Yasin berharap ada kelonggaran dalam penerapan aturan, hingga bisa meningkatkan roda ekonomi masyarakat serta kenaika pendapatan asli daerah (PAD).
"Kami siap apabila Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri dan lainnya memberlakukan atau memasukkan Kabupaten Bogor ke dalam PPKM level 1," kata Ade Yasin kepada wartawan, Senin, 21 maret 2022.
Bupati Bogor Ade Yasin menerangkan bahwa Kabupaten Bogor masuk ke dalam kategori PPKM level 1, yaitu jumlah kasus penyebaran wabah Covid-19 yang sudah melandai dan rendahnya tingkat okuvansi rawat inap pasien Covid-19 di rumah sakit.
"Selain sudah rendah jumlah kasus penyebaran wabah Covid-19 dan tingkat okuvansi rawat inap pasien Covid-19 di rumah sakit, vaksinasi Covid-19 terhadap masyarakat Kabupaten Bogor juga sudah diatas 82 persen," terang Ade Yasin.
Walaupun nantinya akan turun ke PPKM level 1, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor ini berharap masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.
Baca Juga: Absen Saat Persib vs Persebaya, Beckham Putra Nugraha dan Teja Paku Alam Ternyata Cedera
"Pemkab Bogor berharap pendapatan ekonomi meningkat, tetapi kita tetap harus disiplin dalam menerapkan Prokes Covid-19 hingga bisa menekan angka atau kasus penyebaran wabah Covid-19," harapnya.
Ade Yasin menjelaskan, bahwa jumlah tambahan kasus penyebaran wabah Covid-19 di Bumi Tegar Beriman terus melandai, perhari minggu kemarin jumlahnya hanya 88 kasus.
"Selain angka atau kasus penyebaran wabah Covid-19 yang melandai ke angka 88 kasus, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh terbilang tinggi yaitu ada 979 orang. Selain itu, tak ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia," jelas Ade Yasin. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


