Bojan Hodak Kantongi Kesalahan Persib Bandung Jelang Melawan Bali United
Pelatih Bojan Hodak kantongi kesalahan timnya Persib Bandung jelang melawan Bali United yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Jumat 18 April 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pelatih Bojan Hodak kantongi kesalahan timnya Persib Bandung jelang melawan Bali United yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Jumat 18 April 2025.
Bojan Hodak akui di laga sebelumnya melawan Borneo FC, para pemainnya melakukan kesalahan. Pasalnya dua gol yang diciptakan Pesut Etam melalui Mariano Peralta lewat proses yang sama.
Pada akhirnya, pertandingan Persib vs Borneo FC yang merupakan laga ke-28 Liga 1 2024/2025 itu berakhir dengan skor 2-2.
“Lihat, sebelum setiap pertandingan kami selalu menayangkan video tentang situasi paling berbahaya dari lawan. Jadi kami sudah tunjukkan bahwa Peralta sering masuk ke dalam dan mencoba menembak,” kata Bojan Hodak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung.
Pada gol pertama, lanjutnya, situasi memang tidak menguntungkan Persib Bandung. Pasalnya saat itu, Adam Alis melakukan tekel hingga kehilangan bola.
“Jadi Peralta bebas, tidak ada gelandang bertahan di posisi itu,” tuturnya.
Lalu di gol kedua, kata Bojan, Henhen Herdiana yang ditempatkan sebagai full back kanan mengalami sedikit keterlambatan dalam melakukan block.
“Saat itu gelandang bertahannya adalah Agung. Dia terlalu jauh. Jadi itu tiga situasi di mana pemain-pemain kami seharusnya lebih dekat dengannya (Peralta),” bebernya.
Kondisi ini terus berlanjut di akhir-akhir pertandingan. Saat itu Adzikry Fadlillah berhadapan dengan Peralta meski ia sudah mengetahui pergerakan pemain asal Argentina itu.
Beruntung, tembakan keras Peralta bisa diselamatkan Gustavo Franca yang sudah mengenai arah tembakan hingga membuat Persib Bandung terhindar dari kekalahan.
“Ya ini adalah sepakbola, ini hal yang normal. Jadi tidak ada siapapun yang perlu disalahkan. Pada akhirnya, ini soal kerja sama tim,” tegasnya.
Editor : Doni Ramdhani

