Bojan Hodak Ungkap Realita yang Tak Banyak Dipahami Soal Lelahnya Persib Bandung
Perjalanan Persib Bandung ke markas Malut United di Ternate bukan sekadar agenda tandang biasa. Di balik hasil pertandingan, tersimpan cerita tentang kelelahan, adaptasi, dan realita yang jarang benar-benar dipahami banyak orang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Perjalanan Persib Bandung ke markas Malut United di Ternate bukan sekadar agenda tandang biasa. Di balik hasil pertandingan, tersimpan cerita tentang kelelahan, adaptasi, dan realita yang jarang benar-benar dipahami banyak orang.
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengatakan bahwa ini bukan untuk mencari alasan, melainkan hanya untuk mengungkapkan yang kerap luput dari perhatian.
Banyak yang menilai faktor cuaca di Ternate menjadi penyebab utama menurunnya performa Persib Bandung hingga akhirnya mengalami kekalahan. Panas, kelembapan tinggi, membuat para pemain khususnya yang baru pertama kali ke markas Malut United terlihat kaget.
Namun bagi Bojan Hodak, persoalannya jauh lebih kompleks. “Ini bukan hanya soal cuaca. Seperti yang pernah saya katakan, ini dikarenakan kelelahan,” tegas Bojan.
Pelatih asal Kroasia ini membuktikan Persib menjalani enam pertandingan hanya dalam rentang 23 hari. Jadwal padat ini bukan sekadar melelahkan secara fisik, tetapi juga menguras mental pemain.
“Siapa tim yang bermain enam kali dalam 23 hari? di Eropa juga tidak ada,” katanya.
Perbandingan itu bukan tanpa alasan. Klub-klub Eropa yang kerap tampil di kompetisi domestik dan antarklub masih memiliki keuntungan signifikan lantaran fasilitas perjalanan yang jauh lebih mendukung.
Menuju Ternate, Persib harus menempuh penerbangan sekitar 3,5 jam, belum termasuk transit dan proses perjalanan darat menuju bandara.
“Klub Eropa punya pesawat pribadi. Kalau di Eropa, penerbangan paling lama tiga jam,” jelasnya.
Di Indonesia, perjalanan tandang bukan hanya soal jarak, tetapi juga soal ritme. Pergantian zona waktu, jam latihan yang harus disesuaikan, hingga waktu pemulihan yang semakin terbatas menjadi tantangan tersendiri.
Bagi sejumlah pemain Persib, laga di Ternate menjadi pengalaman pertama. Adaptasi terhadap lingkungan, stadion, hingga atmosfer pertandingan tentu membutuhkan waktu. Namun Hodak menegaskan, “kaget” bukan alasan utama.
Bagi Bojan, pemain profesional harus siap bermain di mana pun. Masalah utamanya tetap satu yakni kondisi fisik yang sudah terkuras sebelum pertandingan dimulai.
“Ini harus dipahami. Orang-orang banyak yang tidak paham,” ucapnya.
Editor : Doni Ramdhani

