Bolehkah Anak Berhaji Dahulu Sebelum Orang Tua? Jawaban Ustadz Abdul Somad Mengungkap Hikmah Mendalam
Dilansir dari ceramah Ustadz Abdul Somad dalam sebuah kajian, beliau menjelaskan bahwa secara hukum, anak boleh berhaji terlebih dahulu sebelum orang tuanya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Bagi umat Islam, menunaikan ibadah haji merupakan rinduan dan dambaan yang ingin diraih.
Namun, terkadang muncul pertanyaan, bolehkah anak berhaji terlebih dahulu sebelum orang tuanya? Pertanyaan ini pun dijawab dengan lugas dan penuh hikmah oleh Ustadz Abdul Somad.
Dilansir dari ceramah Ustadz Abdul Somad dalam sebuah kajian, beliau menjelaskan bahwa secara hukum, anak boleh berhaji terlebih dahulu sebelum orang tuanya.
Hal ini berdasarkan pendapat mayoritas ulama, termasuk mazhab Syafi'i, Hanafi, Maliki, dan Hanbali.
Namun, Ustadz Abdul Somad mengingatkan bahwa mengutamakan orang tua dalam beribadah adalah hal yang lebih utama dan mulia.
"Orang tua adalah orang yang berjasa besar dalam hidup kita. Mereka telah membesarkan, mendidik, dan mengantarkan kita hingga dewasa,” tutur Ustadz Abdul Somad.
Lebih lanjut, Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa mengutamakan orang tua dalam berhaji termasuk dalam kategori birrul walidain (berbakti kepada orang tua).
Ustadz Abdul Somad mengutip hadits Rasulullah SAW yang artinya, "Ridha Allah Swt. terletak pada ridha orang tua."
Oleh karena itu, Ustadz Abdul Somad menyarankan, bagi anak yang mampu dan orang tuanya sudah tua dan tidak mampu lagi berhaji, maka lebih baik mendahulukan orang tua untuk berhaji.
"Antarkan orang tua kita ke Baitullah. Biayai mereka. Tunaikanlah haji untuk mereka. Insya Allah, pahalanya akan berlipat ganda," ujar Ustadz Abdul Somad.
Namun, beliau juga menegaskan bahwa keputusan untuk mendahulukan orang tua atau berhaji sendiri adalah hak prerogatif setiap individu.
"Jika anak berniat untuk berhaji bersama orang tua, namun orang tua tidak mampu, maka tidak mengapa anak berhaji terlebih dahulu. Namun, niatkanlah untuk berhaji lagi bersama orang tua di lain waktu," jelas Ustadz Abdul Somad.
Pada akhirnya, Ustadz Abdul Somad mengingatkan bahwa haji merupakan ibadah yang mulia dan memiliki pahala yang besar.
"Berhajilah dengan ikhlas dan penuh khusyuk. Niatkanlah untuk mencari ridha Allah Swt. Insya Allah, haji kita akan diterima dan berkah," pungkasnya.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan

