BPBD Kota Bandung Siapkan Prototipe Rumah Tahan Gempa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung menyiapkan, langkah antisipatif menghadapi bencana dengan membangun prototipe atau pilot project rumah tahan bencana pada 2026. Program, disiapkan sejak pra bencana agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat dan efektif saat bencana terjadi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Badan penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung menyiapkan, langkah antisipatif menghadapi bencana dengan membangun prototipe atau pilot project rumah tahan bencana pada 2026. Program, disiapkan sejak pra bencana agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat dan efektif saat bencana terjadi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan, pembangunan rumah tahan bencana dilakukan bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP). Kesiapan sejak awal, menjadi kunci agar pemulihan pascabencana tidak menemui kendala di lapangan.
“Selain edukasi, kami ingin membangun prototipe atau pilot project rumah tahan bencana bekerja sama dengan DPKP. Tujuannya saat terjadi bencana, kami sudah siap membangun kembali,” kata Didi Ruswandi pada Rabu 14 Januari 2026.
Ia menjelaskan, Badan Nasional penanggulangan bencana (BNPB) memiliki dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi atau hibah RR yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah. Namun pemanfaatan dana, tersebut perlu didukung kesiapan teknis dan pemahaman masyarakat terkait pembangunan rumah tahan bencana.
“BNPB memiliki dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi. Kami ingin memastikan masyarakat, dan pemerintah sudah terbiasa membangun rumah tahan bencana. Latihannya disiapkan sejak sekarang agar saat pemulihan, prosesnya efektif,” ucapnya.
Didi menambahkan, prototipe rumah tahan bencana tersebut akan dibangun oleh pemerintah di lokasi yang telah ditentukan. Desain rumah juga telah disiapkan, dan disesuaikan dengan standar ketahanan terhadap gempa bumi.
Selain pembangunan rumah tahan bencana, BPBD Kota Bandung tetap melanjutkan upaya mitigasi lainnya seperti penghijauan untuk menjaga stabilitas lereng di kawasan permukiman. Sementara untuk penanganan sungai, dilakukan oleh instansi terkait.
“Penghijauan terus dilanjutkan, terutama untuk stabilitas lereng di pemukiman. Untuk sungai, sudah ada SDBM yang menangani,” ujar dia.
Melalui program tersebut, pihaknya berharap kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi bencana semakin meningkat. Sekaligus mempercepat proses pemulihan jika bencana terjadi di Kota Bandung.***
Editor : JakaPermana

