Brimob Bersihkan Posko Pengungsian Warga Terdampak Erupsi Gunung Sinabung

Brimob Polda Sumut bersama Polres Tanah Karo membersihkan posko pengungsian warga terdampak erupsi Gunung Sinabung di Karo.

Brimob Bersihkan Posko Pengungsian Warga Terdampak Erupsi Gunung Sinabung
Sejumlah personel Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sumatera Utara membersihkan posko sebagai fasilitas untuk warga terdampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut, Sabtu (5/9/2026). ANTARA

INILAHKORAN.ID - Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara bersama Kepolisian Resor Tanah Karo membersihkan posko yang menjadi tempat tinggal sementara warga terdampak erupsi Gunung Sinabung.

Pembersihan dilakukan untuk memastikan fasilitas yang digunakan warga tetap bersih, aman, dan nyaman selama berada di posko pengungsian.

Komandan Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut Iptu Binner Sitorus mengatakan posko atau jambur tersebut berada di Desa Suka Tepu, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo.

"Pembersihan posko merupakan bentuk kepedulian personel terhadap masyarakat yang menggunakan fasilitas tersebut selama situasi erupsi Gunung Sinabung," ujar Binner dalam keterangan yang diterima di Medan, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (5/9/2026).

Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas yang digunakan warga terdampak erupsi.

"Kami akan terus berupaya hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat selama pelaksanaan penugasan di wilayah tersebut," ucapnya.

Binner mengatakan kolaborasi antara Brimob dan Polres Tanah Karo diperlukan untuk mendukung penanganan kondisi bencana. Salah satunya dengan memastikan fasilitas yang digunakan masyarakat tetap bersih dan layak.

"Kami berharap masyarakat dapat merasa lebih aman, nyaman, dan terbantu. Satuan Brimob Polda Sumut akan terus hadir untuk masyarakat," katanya.

Untuk memberikan dukungan kepada warga terdampak erupsi Gunung Sinabung, sebanyak 95 personel disiagakan di sejumlah posko, yakni Posko Simpang 3 Kuta Kicap, Posko Kuta Gugung, dan Posko SD Suka Ndebi.

Personel juga melakukan pemantauan kondisi wilayah, khususnya dalam radius lima kilometer dari Gunung Sinabung. Pemantauan tersebut menjadi bagian dari tugas SAR sekaligus dukungan terhadap penanganan situasi erupsi.

Selain pemantauan, personel melakukan sambang dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat setempat. Kegiatan itu dilakukan untuk memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi warga sekaligus memastikan situasi di lingkungan masyarakat tetap aman dan terkendali.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara mencatat sebanyak 211 kepala keluarga (KK) mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo


Editor : Ahmad Sayuti