BTS Kembali Dituduh Menjiplak Lagu BIGBANG dan HYBE jadi Penyebabnya

BTS kini kembali dituduh menjiplak lagu BIGBANG di masa lalu yang berkaitan dengan sikap HYBE.

BTS Kembali Dituduh Menjiplak Lagu BIGBANG dan HYBE jadi Penyebabnya
Boy grup BTS.

INILAHKORAN, Bandung - Sebelum mencapai status mereka saat ini sebagai Grup global, BTS berjuang keras untuk bangkit dari angka negatif.

Belum lagi BTS terbebani oleh utang besar perusahaan manajemen mereka saat awal debut.

BTS mulai mendapatkan perhatian di Korea Selatan pada tahun 2016 ketika Lagu 'Spring Day' menjadi hit nasional dan telah memegang rekor musik digital di negara tersebut sejak saat itu.

Namun, di awal-awal naik daunnya popularitas mereka, BTS menghadapi sejumlah kontroversi plagiarisme yang melibatkan Grup-Grup senior.

Beberapa Grup yang paling sering dibandingkan dengan BTS di masa-masa awal mereka termasuk BIGBANG, EXO, dan SHINee.

Baru-baru ini, BTS sekali lagi dituduh Menjiplak BIGBANG dengan bukti yang sudah ada sejak hampir 10 tahun lalu.

Khususnya dari album 'You Never Walk Alone' yang dirilis tahun 2016, diklaim memiliki kemiripan melodi, harmoni, dan aransemen instrumental dengan Lagu BIGBANG berjudul 'Feeling' dari album 'Special Edition Still Alive' yang dirilis tahun 2012.

Banyak netizen yang mengangkat kembali kedua Lagu tersebut, melakukan perbandingan, dan menuduh BTS Menjiplak BIGBANG.

Di platform seperti X dan forum K-Pop, netizen Korea meyakini ada kemiripan yang mencolok, yang menunjukkan tim produksi musik BTS mungkin terinspirasi dari BIGBANG.

Tuduhan ini mendapat tentangan keras dari ARMY. Penggemar BTS berpendapat bahwa melodi yang mirip bukanlah hal yang aneh di industri musik, dan bahwa tuduhan plagiarisme memerlukan bukti yang lebih konkret, tidak hanya berdasarkan pengalaman mendengarkan yang subjektif.

Meski demikian, netizen tetap tidak yakin dengan pembelaan ini. Ini bukan pertama kalinya BTS menghadapi tuduhan plagiarisme.

Bulan Mei ini, sebuah topik berjudul “Dosa-dosa HYBE termasuk plagiarisme BTS” dipublikasikan di forum Korea 'theqoo' dan menarik perhatian besar. 

Menurut topik yang dimaksud, berbagai lirik rap yang ditulis oleh member BTS RM, J-Hope, dan Suga sebenarnya dijiplak dari sejumlah besar artis, termasuk Drake, E-Sens, DOK2, YOU, SoNyeoRadio, Kim Gaeri, Gaeko, Yankee, Swings, dan TOP BIGBANG.

Menanggapi tuduhan tersebut, pada tahun 2014, akun Twitter resmi BTS (X) telah membantah skandal plagiarisme tersebut dengan sebuah Tweet.

“Kami selalu serius dengan musik dan berencana untuk terus melakukannya di masa mendatang. Mohon percaya dan terus awasi kami, dan kami akan memberikan semua musik bagus yang diinginkan hati kalian”. 

Meski demikian, BTS akhirnya mengakui skandal plagiarisme lirik pada tahun 2015, menurut artikel yang dikutip dalam topik tersebut. 

Namun, pada tahun 2018, VCR konser BTS menggambarkan Grup tersebut sebagai korban tuduhan palsu, memanipulasi penggemar agar berpikir bahwa BTS tidak pernah melakukan kesalahan apa pun. 

Menarik kesimpulan dari rangkaian kejadian ini, penulis topik tersebut berkata, “(VCR) menunjukkan akronim untuk 'Plagiarism Boys' dan 'Chart Manipulation'."

"Saat itu, komunitas ini (theqoo) dipenuhi orang-orang yang mengatakan bahwa, meskipun tuduhan manipulasi tangga Lagu itu salah, BTS telah mengakui tuduhan plagiarisme," tuturnya.

"Sekarang setelah saya pikirkan lagi, tidak mungkin Big Hit (HYBE asli) tidak mengetahui putusan atas tuduhan manipulasi tangga Lagu dan bahwa pemimpin Grup mereka telah meminta maaf (atas plagiarisme)."

"Namun, mereka tetap membuat hal seperti ini untuk memancing kesedihan dan kemarahan penggemar selama konser. Setelah itu, HYBE menjadi ahli dalam memancing kemarahan dan kesedihan penggemar,” lanjutnya.

Dalam konteks HYBE, perusahaan yang berevolusi dari Big Hit dan meluncurkan Grup global menghadapi kritik luas atas serangkaian skandal plagiarisme dan tuduhan persaingan tidak sehat, bukti plagiarisme BTS disambut dengan ejekan yang semakin meningkat.

"Lagu BTS disebut-sebut terdengar seperti Lagu BIGBANG. Sama persis," komentar netizen.

"Iramanya tidak berbeda sama sekali," "Hah…? Iramanya sama, tapi selama ini tidak ada yang membicarakannya…?"

"Bagian yang membuat frustrasi adalah mereka menyalinnya tetapi tetap tidak dapat membuatnya lebih baik daripada aslinya."

"Oh!!! Pantas saja aku merasa familiar saat pertama kali mendengarkan Lagu ini," "kedengarannya memang mirip, mungkin dijiplak."

"Penggemar BIGBANG mungkin semua tahu. Di YouTube, video BTS bahkan diberi tag nama BIGBANG, jadi saat Anda mencari BIGBANG, Grup mereka akan muncul."

"Sejarah panjang plagiarisme," "kelompok ini sukses, jadi masa lalu mereka sudah tercoreng. Namun, apa yang dilakukan di masa lalu akan selalu kembali."***


Editor : Irma Nurfajri