Bukan Khabib, Inilah Sosok yang Meyakinkan Islam Makhachev untuk Lepas Sabuk Juara Dunia Kelas Ringan
Usut punya usut, salah satu petinggi UFC Hunter Campbell adalah orang yang paling berpengaruh di balik keputusan Islam Makhachev melepas gelar juara untuk kemudian naik ke kelas welter.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Seperti diketahui, Islam Makhachev telah melepas sabuk juara kelas ringan yang kemudian bakal diperebutkan Charles Oliveira dan Ilia Topuria dalam perebutan gelar di UFC 317.
Islam Makhachev rela lepas sabuk kelas ringan demi mengejar gelar keduanya di kelas welter menghadapi Jack Della Maddalena.
CEO UFC Dana White telah memastikan duel Islam Makhachev vs Jack Della Maddalena bakal berlangsung meski belum diumumkan secara resmi waktu dan tempatnya.
Usut punya usut, salah satu petinggi UFC Hunter Campbell adalah orang yang paling berpengaruh di balik keputusan Islam Makhachev melepas gelar juara untuk kemudian naik ke kelas welter.
Hunter, disebut manajer Islam Makhachev, Ali Abdelaziz, telah rela terbang ke Dagestan untuk menemui sang petarung serta mentor dan pelatihnya, Khabib Nurmagomedov.
Dikutip dari MMA Junkie, Hunter melakukan perjalanan sulit ke Dagestan, Rusia, sebuah kawasan pegunungan dengan jarak tempuh yang tak main-main.
Dari sana, Makhachev serta Khabib telah menaruh hormat besar kepada sosok Hunter dan pada akhirnya setuju melepas gelar.
“Sejujurnya, jika Hunter tidak pergi ke Dagestan, saya rasa segalanya tidak akan semulus ini. Saya rasa budaya Khabib dan Islam serta orang-orang ini, budaya kita, saat Anda kedatangan tamu, Anda tidak akan membiarkan tamu itu pulang dengan tangan hampa," ungkap Abdelaziz.
“Saya rasa semua rasa hormat kepadanya. Dia pergi ke sana, banyak orang menyuruhnya untuk tidak pergi ke sana, mereka pikir dia gila, saya rasa dia juga gila."
Abdelaziz malah semakin terkesan ketika dia diberitahu Hunter tentang pengalamannya menemui Khabib dan Islam di Dagestan.
“Anda harus menghormati orang itu. Mendapatkan visanya adalah mimpi buruk. Dia pergi ke sana dan mengatakan bahwa itu adalah pengalaman terbaik yang pernah dia alami dalam hidupnya. Saya ingat bahwa Khabib sangat, sangat menyukai Hunter. Mereka memiliki hubungan [dari] masa lalu dan saya rasa dia mendapatkan rasa hormat dari orang-orang ini,” tandasnya.
Abdelaziz pun menyebut keputusan Islam melepas gelar tidak akan memengaruhi rasa hormat para pecinta MMA.
Dia menyebut Islam adalah juara sejati di kelas ringan meski nantinya sabuk juara akan jatuh ke tangan Oliveira ataupun Topuria.
"Semua sudah tahu siapa juaranya," tegas Abdelaziz.
Islam Makhachev memang begitu dominan di kelas ringan. Dia mengunci Charles Oliveira dalam perebutan gelar juara sebelum melibas petarung-petarung top lainnya macam Alexander Volkanovski, Dustin Poirier, serta Renato Moicano.***
Editor : Bsafaat


