Bukan Perkebunan, Arsan Latif Hanya Akan Membangun Pabrik Tebu di Bandung Barat 

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif memastikan rencana pembangunan pabrik tebu terbesar di Bandung Barat saat ini tengah berproses mulai dari sisi kebutuhan dan administrasinya.

Bukan Perkebunan, Arsan Latif Hanya Akan Membangun Pabrik Tebu di Bandung Barat 
Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif memastikan rencana pembangunan pabrik tebu terbesar di Bandung Barat saat ini tengah berproses mulai dari sisi kebutuhan dan administrasinya.

INILAHKORAN, Ngamprah - Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif memastikan rencana pembangunan pabrik tebu terbesar di Bandung Barat saat ini tengah berproses mulai dari sisi kebutuhan dan administrasinya.

Untuk diketahui, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) berencana menggandeng Uni Emirat Arab (UEA) dalam kerja sama proyek pembangunan pabrik tebu. Proyek tersebut meliputi pembangunan pabrik dan kebun tebu.

Rencananya, pembangunan pabrik tebu bakal dibangun di atas lahan seluas 15.000 hektare. Lahan itu, tak hanya untuk pembangunan pabrik tebu, melainkan dengan kebun tebunya.

Namun, pernyataan berbeda kembali dilontarkan Arsan yang menyebut lahan perkebunan tebu yang dimaksud bukan di Bandung Barat, melainkan di wilayah kota/kabupaten yang berada di sekitar Bandung Barat.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sejumlah daerah yang memproduksi tebu di Jawa Barat, antara lain Majalengka, Sumedang, Indramayu, Subang, Cirebon, Kuningan dan Garut.

"Lahan tebu itu adalah lahan-lahan yang memang secara alamiah cukup untuk tebu," kata Arsan saat ditemui baru-baru ini.

"Yang dimaksudkan bukan lahannya yang ada di Kabupaten Bandung Barat. Tapi, di sekitarnya, namun yang penting lokasi pabriknya ada di kita (KBB)," sambungnya.

Arsan menyebut, pihaknya tinggal melihat di mana lahan yang memiliki potensi besar lantaran ini berkaitan dengan kota/kabupaten, seperti Subang dan Majalengka.

"Kita akan tarik semua produknya ke pabriknya yang ada di sini (KBB)," ucapnya.

Arsan mengaku, pihaknya bersyukur lantaran investor mau membangun pabrik tebu itu di wilayah Bandung Barat. Dengan begitu, bakal ada lapangan pekerjaan baru di KBB.

Bahkan, dengan adanya proyek-proyek ini bakal menimbulkan multi effect ekonomi bagi masyarakat.

"Nah sekarang sedang berproses dan kita hadir untuk mengetahui bagaimana kebutuhannya. Termasuk, untuk administrasinya," ucapnya.

"Investor gak ada persoalan, hanya tinggal administrasi. Alhamdulillah ini dukungan dari pemerintah pusat," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti