Bupati Bandung Targetkan 500 Kilometer Jalan Rusak Selesai Diperbaiki dalam 3 Tahun
Bupati Bandung Dadang Supriatna menargetkan sekitar 500 kilometer jalan rusak yang tersebar di seluruh Kabupaten Bandung, bisa rampung diperbaiki selama 3 tahun ke depan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Soreang- Bupati Bandung Dadang Supriatna menargetkan sekitar 500 kilometer jalan rusak yang tersebar di seluruh Kabupaten Bandung, bisa rampung diperbaiki selama 3 tahun ke depan.
Tak tanggung-tanggung, Dadang akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 triliun yang dibagi ke dalam tiga tahun anggaran mulai 2025 hingga 2027 mendatang.
Sebenarnya selama 3,5 tahun memimpin Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna telah berhasil memperbaiki sekitar 1.000 kilometer jalan rusak. Namun karena kenaikan status jalan desa menjadi jalan kabupaten, jumlah jalan rusak kembali bertambah.
"Dari 1.500 kilometer jalan kabupaten, sudah seribu (1.000) kilometer yang kondisinya mulus dan mantap. Sisanya 500 kilometer lagi, akan kita bereskan dalam tiga tahun. Insya Allah mulus seluruhnya," ungkap Dadang Supriatna saat meninjau ruas jalan di Kampung Londok Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu, Minggu 9 Februari 2025.
Dikatakan Dadang, pada tahun ini pihaknya akan fokus memperbaiki jalan rusak menuju akses wisata dan perbatasan antar daerah.
Salah satu ruas jalan yang akan diperbaiki tahun ini, kata Dadang, adalah ruas jalan Kendeng-Dewata-Londok di Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu. Ruas jalan sepanjang 22 kilometer ini merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Cianjur.
Untuk perbaikan Jalan Kendeng-Dewata hingga Kampung Londok ini, lanjut Dadang, pihaknya membutuhkan anggaran lebih dari Rp 44 miliar. Ia menargetkan dua sampai tiga tahun, ruas jalan Kendeng-Londok tuntas diperbaiki.
"Insya Allah sesuai permintaan warga Londok dan Dewata, saya sudah tetapkan bahwa Jalan Kendeng hingga Londok akan diperbaiki mulai tahun ini. Untuk tahap awal, akan kita cor sepanjang 4 (empat) kilometer," ujarnya.
Terlebih, setelah mengecek dan menelusuri langsung ruas jalan Kendeng-Dewata-Londok tersebut dengan sepeda motor, ia menyebut ruas jalan itu sangat penting dan strategis karena merupakan jalan perekonomian warga serta berpotensi menjadi jalan alternatif pariwisata.
Dadang berharap, perbaikan ruas jalan tersebut terutama jalan penghubung antara kabupaten, tidak hanya mengandalkan APBD Kabupaten Bandung. Ia berharap Gubernur Jabar terpilih, Dedi Mulyadi dapat membantu perbaikan ruas jalan perbatasan karena menghubungkan antar daerah.
"Saya berharap bisa berkolaborasi secara pentahelix. Perusahaan yang beroperasi di sini seperti PT Geo Dipa dan PT Sangkanwangi dapat membantu melalui CSR mereka. Pak Gubernur terpilih juga mudah-mudahan bisa support," katanya.***
Editor : JakaPermana

